Bukan Mantan
"Yuyun juga mau pulang Mbak. Ibu udah punya warung. Bapak juga udah punya sawah. Mereka penginnya aku pulang lalu nikah."
Aku tersenyum. Nikah, entahlah sepertinya kata itu masih jauh dari hidupku. Prioritasku kini bukan lagi menikah dan punya anak. Bagiku yang penting kerja, dapat uang, membahagiakan ibu, nabung.
"Kamu gak pengen nikah Mbar?"
"Entahlah Tut, udah gak jadi prioritas buat hidupku."
"Mbak Ambar sih, pake dilangkahi. Dua kali lagi. Jauh kan jodohnya."