Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
CINTA TERLARANG SANG IBU SUSU

CINTA TERLARANG SANG IBU SUSU

Tapi kali ini, Adrian bahkan tidak meliriknya. Prioritasnya sudah jelas. Masa depan keluarganya. Dan tidak ada yang akan mengubah semua itu. Bersambung
5.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai prioritize
Baca
+Pustaka
OTW jadi Nyonya BOSS!

OTW jadi Nyonya BOSS!

Apa Clara memang jauh lebih penting daripada aku yang diakuinya di depan banyak orang sebagai kekasihnya? Em ... bukankah tidak ada istilah 'terlalu sibuk' dalam kamus hidup kita? Yang ada hanya tentang 'menjadi prioritas atau tidak'. Karena sesibuk apapun kita, kalau kita menjadi prioritasnya, jelas dia akan mengutamakan kita. Dalam kasus ini, ya ... setidaknya kemarin seharusnya Mas Gibran menyempatkan sekian detik saja untuk menghubungiku, tapi kenyataannya tidak sama sekali.
1065.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai prioritize
Baca
+Pustaka
Menikahlah, Nona! Pewaris Playboy Tergila-Gila Padamu!

Menikahlah, Nona! Pewaris Playboy Tergila-Gila Padamu!

"Kartu Priority yang hanya dicetak terbatas oleh manajemen pusat. Pelayanan kepada pemegang kartu ini harus selalu di prioritaskan dibandingkan dengan pelanggan lain." Lucien kembali menatap Lily yang kini menggigit bibir bawahnya. "Dengar itu? Mereka memiliki privilege yang bahkan tidak bisa dibeli oleh kartu kredit milik ayahmu." "T-tapi Lucien..." Mata Lily mulai berkaca-kaca, memainkan peran seorang korban. "Aku punya hak. Aku ini teman dekatmu. Keluargaku bahkan berinvestasi di banyak proyek Moreau Group."
10619 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai prioritize
Baca
+Pustaka
Bukan Istri Sah

Bukan Istri Sah

Mereka harus berjalan di tengah, dan harus pintar-pintar memposisikan diri agar kedua hal riskan tersebut bisa sejalan. “Aku nggak bilang orang tua kita nggak penting, tapi, mereka bukan lagi yang utama. Ada skala prioritas yang harus didulukan, yaitu pernikahan kita. Kecuali, ada hal urgent yang mengharuskan kita mendahulukan mereka. Tapi, itupun harus kita bicarakan terlebih dahulu, supaya nggak ada salah paham.” “Aku … tambah bingung.” Ceramah Banyu yang sepanjang itu, jelas saja tidak bisa memenuhi pikiran Damay dalam satu waktu.
10134.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai prioritize
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
Sophia Setiawan
Digantung lg dan dibikin penasaran terus, tapi tetap bahagia krn dpt update-an terbaru. Makasih n Lop u banyak2 mba beb... Didoa'in selalu sehat dan selalu semangat nulisnya.. Sukses terus buat Author kesayangan ...
Dindra kaysan
Mbaaakkkk Bebeeeb..... bolak balik buka GN cm nunggu up nya blom juga eng...... Ini udah siang loh mbak, rezeki dipatok ayam nanti.... hahahaha buruan atuuuh up nya gak sabar baca part bucinnya Mas Banyu...
Baca Semua Ulasan
Sentuhan Panas di Ruang Kerja sang CEO

Sentuhan Panas di Ruang Kerja sang CEO

"Pak Davin, apakah ada prioritas khusus untuk tahun depan yang harus kami fokuskan?" Davin mengangguk, lalu menjawab dengan tegas, "Prioritas kita adalah mempertahankan kepercayaan klien lama sambil menjangkau lebih banyak pasar baru. Saya ingin kalian fokus pada digitalisasi dan pendekatan yang lebih personal dalam layanan. Jangan hanya berorientasi pada angka, tetapi pastikan bahwa klien merasa dihargai dan diprioritaskan." Pak Indra mencatat dengan cepat, begitu pula yang lainnya.
9.9347.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.9K kali sebagai prioritize
Tampilkan Ulasan (41)
Baca
+Pustaka
Dillah_whj
izin promosi ya kk ... ayo kk/mas jangan lupa mampir kecerita saya judulnya: Diary Dira kisah tentang seorang pramugari yang berusaha sembuh dari luka akibat penghianatan kekasihnya yang ternyata sudah melangsungkan pertunangan dengan wanita lain. Ada juga pak tentara tampan yang akan nyembuhin
Nama Pena Anar
Izin promo kak🫰🏻 Novel Panas tentang Petarung Jalanan yang menaklukan Nyonya Besar! Judul ... Suami Pengganti: Petarung Jalanan di Ranjang Nyonya Besar btw bagus ceritanya toor...🫶🏻🫶🏻 keren!!🫰🏻
Baca Semua Ulasan
Dibalik Dendam Sekretaris

Dibalik Dendam Sekretaris

Aruna berdiri dari sofa, merapikan tabletnya, lalu menatap Ravian sekilas. “Apakah ada prioritas tertentu?” tanyanya profesional. Ravian berpikir sepersekian detik. “Semua yang bertanda merah. Jangan sisakan satu pun.” “Baik.” Ia berbalik tanpa komentar tambahan. Tidak ada keluhan. Tidak ada raut keberatan. Itu justru yang membuat Ravian kembali melirik punggungnya saat Aruna melangkah keluar ruangan.
669 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai prioritize
Baca
+Pustaka
Satu Malam Untuk Selamanya

Satu Malam Untuk Selamanya

“Nick, jangan hanya memprioritaskan diriku, kamu juga harus memprioritaskan dirimu sendiri. Sudah waktunya kamu mencari wanita yang bisa menemanimu untuk menghabiskan sisa hidup, seperti aku menemukan Levin, aku yakin kamu akan menemukan wanita itu. Mulai hari ini, fokuslah pada kebahagiaanmu, bukan kebahagiaanku. Ubahlah prioritas dalam hidupmu. Jangan lagi menjadikanku sebagai prioritas. Kamu paham maksudku kan?” “Apakah itu artinya aku turun level? Apakah sekarang Levin yang menjadi prioritasmu? Bukan aku?” seloroh Nick. Tindakan yang keliru karena jawaban Claire langsung menohok hatinya. “Ya, mulai sekarang, aku akan memprioritaskan Levin. Bukan karena aku ingin ‘menyingkirkanmu’ dari hi
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai prioritize
Tampilkan Ulasan (8)
Baca
+Pustaka
Viva Oke
klo Levin sekarang udh GK bisa celap celup ke sembarang wanita berarti bagus dong.. itu pertanda Levin harus tobat dan setia pada Claire wanita yang sudah membuatnya tergila-gila. semoga Levin bisa segera meluluhkan hati Claire.
ChiekAL
Claire..ada yg kebakaran nihhh lu main peluk2 Nick ajaahhh. ga tau apaa ada yg udh galau 2 hari ini.. astagaaaa Nick semoga kehadiran mu bisa menjadi jembatan dari 2 jiwa yg tersesat jalan itu yaaaa...........
Baca Semua Ulasan
My Dearest Cahaya

My Dearest Cahaya

“Mama Dai sakit, kecapekan habis ngurus Cakra yang kena tipes kemarin.” Keduanya lantas menghela, namun manik Aya berkaca. “Yaah, beginilah nasib kita, Sa. Kita gak akan pernah jadi prioritas bagi mereka. Mau itu di keluarga papa, ayah, ataupun bunda. Kita harus bisa maklum, kalau mereka punya skala prioritas sendiri di sana, keluarga baru mereka.” “Gak usah dibahas,” jawab Asa. “Meskipun begitu, kamu tahu pasti kalau mereka semua sayang sama kita.”
10145.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.5K kali sebagai prioritize
Tampilkan Ulasan (46)
Baca
+Pustaka
Liz Kusnandar
udh lama baca cerita MDC ini, tp gak d lanjut..b'coz sempet bapeeerrrr gegara gak rela Aya ny d p****** sm Astro... eh tp makin kesini makin penasaran jd pngen ng read lg... Karya mba beb yg satu ini... emang selalu the best pokonya... ter lope lope
Nery Li
good story, tapi kok aku ga mudeng ya disini, bintang suami pertama sinar, tapi kok asa bisa jd kakak aya. trus di imperfect love, anak sinar ada yg perempuan, tapi disini anak sinar hanya aya yg perempuan jelasin donb Thor hehehe
Baca Semua Ulasan
PELITA DI TENGAH GELAP

PELITA DI TENGAH GELAP

Tapi senyumnya memberi sedikit ketenangan di tengah badai cemas yang mengelilingiku. Di rumah, Dion mulai membicarakan strategi. “Din… kita harus tentukan prioritas. Mana yang harus kita urus dulu, mana yang bisa ditunda.” Aku mengangguk, menulis semua idenya di buku harian. Kata-kata itu terdengar sederhana, tapi setiap keputusan terasa penting dan menentukan. Tiba-tiba ponsel dion bergetar. Sebuah pesan masuk dari kantor pusat Dion. Aku membuka pesan itu dengan tangan gemetar. Pesan singkat itu berbunyi:
867 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai prioritize
Baca
+Pustaka
Wanita Yang Menginginkan Suamiku

Wanita Yang Menginginkan Suamiku

“Masih di sini kok, Pi, nggak kemana-mana, cuma aku ada urusan lain.” “Apa urusanmu itu lebih penting sampai-sampai kamu rela meninggalkan urusan yang berhubungan dengan masa depan usaha kamu?” Jamie sepertinya belum puas dan terus mencecar Bian. “Dengar Bian, Papi bicara semua ini untuk kebaikan kamu juga. Ini usaha kamu Bian, bukan punya Papi atau Mami. Papi hanya mengingatkan karena masih peduli sama kamu. Papi nggak mau kamu hancur hanya karena tindakan gegabah. Segala sesuatu harus dipikir dulu, Bian. Kamu harus bisa menentukan skala prioritas. Papi tahu kamu itu cerdas, hanya saja sekarang mungkin kamu sedang lengah dan sudah menjadi kewajiban Papi untuk mengingatkannya.”
1068.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai prioritize
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status