My Dearest Cahaya
“Mama Dai sakit, kecapekan habis ngurus Cakra yang kena tipes kemarin.”
Keduanya lantas menghela, namun manik Aya berkaca. “Yaah, beginilah nasib kita, Sa. Kita gak akan pernah jadi prioritas bagi mereka. Mau itu di keluarga papa, ayah, ataupun bunda. Kita harus bisa maklum, kalau mereka punya skala prioritas sendiri di sana, keluarga baru mereka.”
“Gak usah dibahas,” jawab Asa. “Meskipun begitu, kamu tahu pasti kalau mereka semua sayang sama kita.”
Hot Chapters