Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Janji Setia

Janji Setia

Hingga Bhani menghampiri gurunya dan memberikan sebotol air mineral. “Terima kasih, kau memang muridku yang paling baik.” Senyum Nuwa di balik cadarnya. “Ini hadiah untukmu, bawa pulang, ya, aku tidak suka bunga mawar putih, sukanya bunga bank. Baik-baik, ya, dengannya.” Nuwa memberikan buket itu untuk Bhani yang masih polos.
106.2K viewsCompletedAdded to Library 123 Times as buket bunga untuk guru
Read
+Library
Cinta yang Tak Sempat Kudengar

Cinta yang Tak Sempat Kudengar

Saat kerumunan bubar, pria itu datang dengan sebuket bunga di tangannya. "Selamat atas pembukaan kursusmu. Perkenalkan, aku tetanggamu, namaku Gary." Aku melirik sekilas buket bunga itu, lalu tersenyum tipis. "Terima kasih. Tapi aku nggak menerima hadiah." Dia tertegun sejenak, tak menyangka reaksiku akan sedingin itu. Namun, dia segera menarik kembali tangannya.
27.4K viewsCompletedAdded to Library 547 Times as buket bunga untuk guru
Read
+Library
Bu Guru, Ada Salam Dari Papa!

Bu Guru, Ada Salam Dari Papa!

Mataku membulat ketika tangan kecil Gio memberikan setangkai bunga mawar merah. Apalagi yang diperbuat Dewa kali ini? Sungguh aku mulai tidak nyaman menerimanya. Orang itu kebangetan, dia memperalat Gio untuk mendekatiku? Dasar gak gentleman. "Ini bunga mawar buat Bu Guru. Kata Papah kasih ke Ibu," jawab Gio polos. Aku berjongkok, kembali mensejajarkan diri dengan Gio. "Gio, apa pesan Bu Guru udah Gio sampein ke Papah?" tanyaku lembut tanpa ada kesan menuduh anak itu.
1024.9K viewsCompletedAdded to Library 572 Times as buket bunga untuk guru
Read
+Library
Sikap Suami Yang Berbeda Padaku

Sikap Suami Yang Berbeda Padaku

Setelah semua pekerjaan beres. Bunga masuk ke dalam ruko yang sudah ramai dengan anak-anak dan guru yang les. Wanita itu masuk ke dalam ruang khusus guru dimana ada empat lemari berjejer. Bunga mengambil beberapa buku untuk melihat rekap para siswa yang datang les serta pembayaran bulanan dan pembelian buku. Dia juga menghitung stok setiap buku yang akan habis. Setelah menyelesaikan semua pekerjaannya, Bunga mengajak Mawar untuk berganti baju. Ia juga mengajak Mita yang kemarin sudah ia ajak untuk pergi ke kota. Menemaninya untuk menjaga Mawar.
1039.9K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as buket bunga untuk guru
Read
+Library
Istri Bayangan Milik Tuan Muda

Istri Bayangan Milik Tuan Muda

Buket bunga itu tampak sangat mencowok dan spesial karena dirangkai jauh lebih cantik daripada dua buket lainnya. "Untuk anak manisnya Papa," ujar Sakti begitu masuk ke dalam mobil. Seiring dengan mobil yang kembali melaju pergi, Sakti mencoba membantu Ginata menggenggam dan memeluk buket mawar berwarna kecil itu, sebelum kemudian ia pun beralih menatap Citra. "Dan ini untukmu. Bunga ini bisa kamu gunakan untuk ditaruh di atas pusara Argantara."
1032.3K viewsCompletedAdded to Library 646 Times as buket bunga untuk guru
Read
+Library
Gadis Lugu Milik CEO Duda

Gadis Lugu Milik CEO Duda

"Tidak, saya percaya dengan rekomendasi Bapak. Kira-kira bunga apa yang cocok diberikan pada orang terkasih selain bunga matahari?" "Maksud, Tuan?" tanya Pramudya tidak mengerti. Devan tanpa sadar membasahi bibir bagian bawahnya. Entah kenapa dia mendadak sangat gugup sekarang. "Cherry ingin memberi gurunya bunga sebagai tanda terima kasih. Saya pikir, saya juga perlu memberi bunga untuk guru Cherry." Devan terpaksa berbohong. Dia tidak mungkin memberitahu Pramudya kalau ingin membeli bunga untuk Seika.
10387.0K viewsCompletedAdded to Library 9.7K Times as buket bunga untuk guru
Read
+Library
Suami untuk Sang Putri

Suami untuk Sang Putri

Shen Ji langsung mengulurkan surat yang dibawanya kepada sang guru, tangannya sedikit gemetar karena masih belum pulih sepenuhnya dari lari tadi. "Surat?" Qing Yuan dengan gerakan cepat menukar benda di tangannya dengan surat tersebut. Hal itu membuat Shen Ji kerepotan karena harus menangkap buket bunga yang dilemparkan secara tiba-tiba. "Siapa yang mengirimnya?" "Tidak tahu." Shen Ji menjawab sambil memeluk buket bunga ekuinoks dari Qing Yuan. Ekspresinya berubah sedih, alisnya menukik ke bawah. "Shifu, mengapa Shifu menyakiti bunga-bunga yang kurawat dengan sepenuh hati ini?"
105.5K viewsOngoingAdded to Library 163 Times as buket bunga untuk guru
Read
+Library
Desember Ke-30

Desember Ke-30

komentarnya yang membantu memegangkan bunga-bunga yang sudah kupotong. Aku mengangguk, kemudian mengambil kembali semua bunga yang aku berikan pada coksa dan mengekor langkah instruktur kelas merangkai bunga ke salah satu bangunan. Pandangan Coksa tidak lepas dari setiap gerak-gerikku saat merangkai bunga, aku menangkap tatapannya yang selalu dihiasi senyum beberapa kali. Aku hanya tersenyum geli melihat kelakuannya. Di akhir kelas instruktur membagikan paper bag pada masing-masing peserta untuk meletakkan hasil rangkain bunga untuk dibawa pulang.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as buket bunga untuk guru
Read
+Library
Bukan Bunga Bakung

Bukan Bunga Bakung

ucap Maryamah kembali membuka pembicaraan. “Wuih, betul mba. Di kita biasa dikenal dengan Bakung kan mba ya? Itu bunga kesayangan kedua orang tuaku mba,” Diandra mencoba mengkonfirmasi bunga Lili yang disebutkan Maryamah sebagai bunga Bakung. “Iya Di. Bunga cantik ini di Jakarta biasa dikenal sebagai bunga Bakung. Selain itu, varian bunga ini juga banyak betul dan hampir semuanya cantik-cantik,” tambah Maryamah menjelaskan.
966 viewsOn holdAdded to Library 25 Times as buket bunga untuk guru
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status