JODOHKU GURU GALAK
Bahkan, Salsa yang biasanya selalu berhasil menyedot atensinya dengan ocehan tak berujung, kini terasa seperti suara latar yang nyaris tak terdengar.
Namun, tidak untuk waktu yang lama.
"Nadiraaa!" Suara khas Salsa menggelegar, membuat Nadira menoleh dengan sedikit kaget.
"Apa?" Nadira menjawab lemah, matanya masih sayu.
Salsa menempatkan dirinya dengan gaya dramatis di samping Nadira, membawa sebuah novel tebal yang sampulnya penuh hiasan berwarna merah dan emas. "Gue baru selesai baca ini, dan Tuhan, cowok di buku ini bikin gue pengen pindah dimensi! Dia sempurna banget, Ra!"
Bab Populer