Dibalas Dengan Dusta
***
Dikarenakan stok kopi di rumahnya sudah habis, maka setelah sampai di lantai dasar gedung, langkah kakinya berbelok ke sebuah coffee shop dan memesan kopi literan untuk dibawa pulang.
Selagi menunggu, Kinan tidak mencari ponselnya, melainkan mengambil buku bacaan yang selalu dibawa kemana-mana. Baginya, menjadi seorang penulis juga harus senang membaca dan justru lebih banyak membaca.
Selain itu, sejak dulu kala, membaca selalu menjadi healing therapy baginya.
Sepuluh menit kemudian, namanya dipanggil oleh barista. Menandakan pesanannya sudah siap diambil. Kinan bangkit dari duduknya seraya menutup buku.
Hot Chapters