Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Setiap Momen adalah Kamu

Setiap Momen adalah Kamu

Kembali, hening. Indah memesan kembali segelas americano. Obrolan yang panjang, membuatnya membutuhkan lebih dari segelas kopi siang ini. “Kamu peminum kopi, ya?” “Iya Mbak.” “Sejak kapan?” “Sejak sibuk di perusahaan, saya jadi kecanduan kopi. Kalau gak minum kopi, saya sulit fokus.” “Kamu jaga kesehatan, ya. Suka gak masalah, tapi apa pun itu jika berlebihan akan jadi kurang baik untuk kesehatan kamu.”
1.9K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as buku besar peminum kopi
Read
+Library
PLAYGIRL'S POTION

PLAYGIRL'S POTION

Dhimas tertidur dengan bersandar pada salah satu tiang penyangga emperan lapak. Semestinya secangkir kopi cukup untuk membuat Dhimas tetap terjaga karena mengandung kafein—bukan cuma ibu yang bisa mengandung, kopi pun bisa mengandung, meski bukan bayi—, kecuali minuman berwarna hitam yang konon berasal dari daratan Afrika itu sebenarnya tidak hanya dibuat dari biji kopi, melainkan juga biji jagung. Terlebih jika persentase biji kopinya hanya sekitar 10%. Begitulah yang dikatakan salah seorang teman kos Dhimas yang pernah bekerja di sebuah pabrik kopi. Jadi seharusnya itu bukan secangkir kopi, melainkan secangkir jagung. Patutlah Dhimas masih mengantuk ratusan ton. "Mas, Mas." tepukan di pund
102.7K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as buku besar peminum kopi
Read
+Library
Skandal Sang Ceo

Skandal Sang Ceo

tutur wanita bertubuh tambun itu lagi. "Oh ya ... ya." Gendhis menggangguk pelan, "Terus kalau bangun biasanya minum kopi nggak Bik?" tanya Gendhis mencari tahu kebiasaan sang suami. "Iya Mbak, kopi hitam yang kental. Biasanya gulanya sesendok kecil tapi kopinya 2 sendok Mbak, make cangkir yang kecil ini Mbak," jawab Bik Siti mengangkat segelas cangkir.
101.6K viewsCompletedAdded to Library 33 Times as buku besar peminum kopi
Read
+Library
Dibalas Dengan Dusta

Dibalas Dengan Dusta

*** Dikarenakan stok kopi di rumahnya sudah habis, maka setelah sampai di lantai dasar gedung, langkah kakinya berbelok ke sebuah coffee shop dan memesan kopi literan untuk dibawa pulang. Selagi menunggu, Kinan tidak mencari ponselnya, melainkan mengambil buku bacaan yang selalu dibawa kemana-mana. Baginya, menjadi seorang penulis juga harus senang membaca dan justru lebih banyak membaca. Selain itu, sejak dulu kala, membaca selalu menjadi healing therapy baginya. Sepuluh menit kemudian, namanya dipanggil oleh barista. Menandakan pesanannya sudah siap diambil. Kinan bangkit dari duduknya seraya menutup buku.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as buku besar peminum kopi
Read
+Library
Rahasia Kekayaan Sang Barista

Rahasia Kekayaan Sang Barista

Pertanyaan itu terus bergema di benaknya, menyisakan misteri yang belum terjawab. “Kopi?” tanya Clara, sambil menyodorkan espresso yang masih mengepul dalam cangkir kaleng berlapis enamel, sederhana namun estetis. Xander menerima cangkir itu tanpa banyak bicara. Ia menyesap espresso tersebut perlahan, merasakan aliran hangat kafein menyusuri tenggorokan, turun ke lambung, berusaha mengusir rasa pening yang tersisa. Pahitnya khas, menenangkan pikirannya yang masih diselimuti rasa penasaran.
1037.9K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as buku besar peminum kopi
Read
+Library
MENGEJAR CINTA SANG MANTAN ISTRI

MENGEJAR CINTA SANG MANTAN ISTRI

Kuhirup napas dalam-dalam, meresapi aroma kopi yang menguar di seluruh sudut kafe ini. Aroma ini selalu mengingatkanku pada Asya. Wanita itu adalah penggemar fanatik kopi. Apa pun tantang kopi selalu membuatnya tergil*-gil*. Bahkan, saking cintanya, wanita itu meminum kopi sudah seperti makan nasi saja, tiga kali sehari. Jenisnya, aromanya, hingga tempat asalnya, Asya tahu semua.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as buku besar peminum kopi
Read
+Library
Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi

Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi

Wang dan para timnya. Setelah semuanya selesai, barulah Bimo memulai presentasinya di hadapan mereka semua. ​”Selamat pagi semuanya. Bimo Coffee bukan sekadar kopi biasa. Kami memadukan biji kopi pilihan dengan formula khusus yang mampu meningkatkan stamina dan vitalitas pria dewasa. Ini adalah produk yang sangat dicari di pasar modern saat ini,”ucap Bimo dengan gaya penyampaian yang sangat memukau.
10827.4K viewsOngoingAdded to Library 20.7K Times as buku besar peminum kopi
Show Reviews (49)
Read
+Library
malapalas
Izin promosi ya kak, buat yang suka genre Romance + Action + Werewolf & Secret Baby, mampir ke judul 'Anak Rahasia Sang Alpha' di GoodNovel ya. Lagi seru-serunya bab 170 lebih nih kak. Mksh yang sdh mau mampir.
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Read All Reviews
Terjerat Gadis Manja

Terjerat Gadis Manja

Sebuah hari keberuntungan untuk seorang dokter yang selalu menghabiskan waktu seharian penuh di Rumah Sakit atau minimal klinik kesehatan. Seorang office boy datang membawa satu cangkir teh dan satu cangkir kopi hitam pekat. Reynald memandang minuman pekat itu dengan bergidik. “Sejak kapan lo minum kopi?” tanya Reynald. Ia masih ingat Morgan selalu menolak untuk meminum minuman berkafein tinggi itu, dengan alasan bahwa kopi sangat tidak baik untuk tubuhnya. Tapi sekarang? “Ini lebih baik daripada minum obat tidur setiap malam.” Morgan menyesap kopi pahitnya dalam diam. Merasakan pahitnya kopi yang baru disadari sangat menenangkan untuk tubuhnya.
1016.1K viewsOngoingAdded to Library 338 Times as buku besar peminum kopi
Read
+Library
Pembohong yang Sempurna

Pembohong yang Sempurna

Beny’s Books & Coffee. Sebuah papan nama terpampang jelas di depan ruko berlantai tiga tak jauh dari kampus Nyla. Sebuah gambar buku terbuka di samping secangkir kopi melengkapi tampilan papan nama yang membentang sepanjang dua meter. Itulah tempat usaha yang diberikan Robi untuk Bela, toko buku sekaligus mini kafe dengan nama yang jelas dipaksakan, tapi itulah pilihan Robi dan Bela tidak bisa bernegosiasi untuk hal itu. Semuanya sudah satu paket.
1010.4K viewsCompletedAdded to Library 373 Times as buku besar peminum kopi
Read
+Library
Aku, istri kedua

Aku, istri kedua

Menyeduh kopi dengan air mendidih seperti favoritnya. Kulihat Mas Zul termangu duduk di kasur kamar Mbak Zahra sambil menatap buku kecil ditangannya. Raut muka gelisah begitu tampak. “Ini, Mas, kopinya.” Aku menyerahkan kopi hitam yang ku alasi dengan cawannya. Mas Zul yang terkaget segera menjauhkan buku itu dari pandanganku. Sepertinya itu buku rekening tabungan.
1019.5K viewsOngoingAdded to Library 507 Times as buku besar peminum kopi
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status