Terbuai! Jarum Magis Mas Wira
Ia bergerak menuju sebuah rak kayu di sudut ruangan, lalu mengambil sebuah buku tebal seribu halaman.
Sampul buku itu terbuat dari kulit binatang yang mengeras, dipenuhi guratan garis-garis alami menyerupai lilitan akar pohon tua yang memenuhi setiap jengkal bagiannya. Buku itu tampak sangat usang, berdebu, dan memancarkan aura kuno yang pekat.
Brak.
Wira meletakkan buku purba itu di atas meja, menyodorkannya tepat di hadapan Senjana.