Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kehilangan Paling Menyakitkan, Dia Takkan Kembali

Kehilangan Paling Menyakitkan, Dia Takkan Kembali

, sampulnya tampak sudah agak usang. "Buku ini ...." Dia berhenti sejenak, seolah mencari kata-kata, "Setiap kali dibaca, rasanya selalu berbeda." Emma yang berdiri di sampingku ikut bertanya dengan penasaran, "Buku ini tentang apa?" Aku menjawab, "Tentang seseorang dan kisah hidupnya." Emma bertanya pelan, "Di akhir cerita ... dia meninggal?" Mendengar pertanyaan itu keluar dari mulut seorang anak kecil, membuat hati terasa sesak. Aku melihat bulu mata Caroline sedikit bergetar.
2.3K viewsCompletedAdded to Library 91 Times as buku kematian
Read
+Library
Erotomania

Erotomania

Tanganku mengangkat palu tinggi-tinggi, siap kuhantamkan ke gigi Ben. Satu ... Dua ... Bluuh... aku muntah begitu saja. Aku tidak bisa. Aku akan menunda proses pembusukan mayatnya untuk sekarang. Hanya perlu mengatur temperatur dan kelembabannya tapi malah beresiko menghancurkan buku-buku di dalam. Membuat bukunya kering, rapuh dan musnah. Untungnya Humidifiers ku akan mencegah hal itu. Gertrude Stein sudah mati.
105.4K viewsOngoingAdded to Library 173 Times as buku kematian
Read
+Library
Kakak Ipar Rasa Pacar

Kakak Ipar Rasa Pacar

"Memangnya untuk apa sampai beli lima buku?" "Kalau dalam agama ipar disebut maut, aku ingin tahu maut di sini artinya apa. Aku juga membaca buku non fiksi tentang hubungan sesama ipar, tapi nggak aku beli karena aku sudah merasa cukup saat membacanya di perpustakaan kota. Kalau novel 'kan pasti terngiang-ngiang, karena penasaran sama ending ceritanya. Jadi, sekalian saja aku borong," jelas Nadia, masih dengan nada riangnya.
1016.0K viewsCompletedAdded to Library 465 Times as buku kematian
Read
+Library
Takdir dalam Kendaliku, Tiga Tokoh Utama Terobsesi Padaku

Takdir dalam Kendaliku, Tiga Tokoh Utama Terobsesi Padaku

Buku itu ternyata berisi catatan rinci tentang berbagai ramuan dan metode untuk menyembunyikan denyut nadi, sehingga seseorang bisa terlihat seperti orang mati. Tertulis pula cara sempurna yang harus dilakukan setelah meminum ramuan tersebut, segera menenggelamkan diri agar tubuh tampak tak bernyawa, seakan telah meninggal. Darian menutup buku itu dengan satu gerakan keras. Ia tertawa keras, tanpa humor. Jemarinya mencengkeram sampulnya erat, emosi yang barusan sedikit mereda kini kembali mengeras, bercampur amarah dan keyakinan pahit yang lama.
1029.5K viewsCompletedAdded to Library 973 Times as buku kematian
Read
+Library
The Seven Phoenix Shards

The Seven Phoenix Shards

"Gak usah bahas hal yang gak penting. Coba buka halaman 119 buku itu!" Aku membuka halaman yang disebutkan. "Gak mungkin. Ini pasti salah." Di dalam kalimat pertama buku itu tertulis, "Cahaya kehidupan yang padam akan mengalami kegelapan (kematian). Para iblis bisa mengunci setiap arwah melalui sebuah benda ... bola kristal kematian diciptakan untuk hal itu." "Ya, bola itu bukan ciptaan dari Dewa Naga berkepala tujuh. Itu artinya dulu kerajaan atas memiliki tiga cabang kekuasaan, dengan buku sejarah versi masing-masing."
95.8K viewsCompletedAdded to Library 216 Times as buku kematian
Read
+Library
Bukan Cinta Buta

Bukan Cinta Buta

Kematiannya dirasa sungguh nyata di depan mata. Inilah kenapa Juna memilih menggambar dewa kematian pada buku gambarnya. Sosok pria bersayap hitam dan seonggok jasad manusia yang lemah tergeletak tak berdaya di tanah. Air matanya menetes. “Oh Tuhan,” ucapnya pelan. “Tidak! Aku harus tetap hidup selama masih ada waktu. Aku harus hidup setidaknya sampai pernikahan Anjas dan Vivi.”
103.5K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as buku kematian
Read
+Library
Mati Untuk Hidup

Mati Untuk Hidup

Anakku berpesta semalaman di bar, mabuk-mabukan sambil mengeluh kepada temannya, "Ibuku itu maunya mengatur seluruh hidupku. Aku malah pengen jauh-jauh darinya." Mertuaku mengobrol dengan tetangga, "Seharian dia nggak melakukan apa-apa, cuma tahu makan saja. Aku menyesal punya menantu kayak dia!" Aku sudah tidak bisa membantah mereka lagi. Kali ini, akhirnya mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan. …. Pada hari aku meninggal di rumah sakit karena kanker, jiwaku melayang di atas kota.
7.9K viewsCompletedAdded to Library 301 Times as buku kematian
Read
+Library
MADU UNTUK IBU, RACUN UNTUK ISTRI

MADU UNTUK IBU, RACUN UNTUK ISTRI

"Sekarang, berikan bukunya, Kinan. Atau aku akan memastikan Bumi dan Langit menjadi korban 'salah tembak' di puncak gunung ini." ​Aku menatap Bumi yang gemetar ketakutan, lalu menatap Fajar yang sudah siap mati demi kami. Aku kembali menatap Buku Besar di tanganku. Sebuah pemikiran gila muncul di kepalaku. Jika buku ini adalah alasan semua orang mati, maka buku ini adalah racun yang sebenarnya. ​"Kamu ingin saldo akhirnya, Bim?" suaraku mendadak tenang, ketenangan yang membuat Bima sedikit mengernyitkan dahi.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as buku kematian
Read
+Library
Ramalan Buku Merah

Ramalan Buku Merah

Tentu saja dengan jalan menuju kematian. Airel membuka ke halaman selanjutnya yang berisikan coretan-coretan aneh berwarna merah dan kalimat "DEMIKIANLAH PERTUNJUKANKU UNTUKMU!!" tepat berada di tengah. Itulah tulisan terakhir yang ada di buku merah. Halaman-halaman selanjutnya hanya terdiri dari lembaran-lembaran kosong tanpa tulisan atau gambar apa pun.
1014.9K viewsOngoingAdded to Library 535 Times as buku kematian
Read
+Library
Anakku Bermain dengan Siapa?

Anakku Bermain dengan Siapa?

Menurutku, ini adalah kamar Bu Widya. "Kalian tahu, di dunia ini ada dua hal yang paling penting. Ada kehidupan dan ada kematian." Nenek itu melempar salah satu buku. Sari dengan cepat menangkapnya, buku itu penuh dengan debu. "Kutukan kematian." Gemetar aku membaca judul di buku itu. Seperti terbawa ke dunia lain. Di seberang kami, Nenek itu tertawa pelan.
5.0K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as buku kematian
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status