Dibuang Suami, Dicintai Ipar
Eyman adalah pria yang memegang janjinya lebih erat dari apa pun.
"Aku tidak menunggu dengan air mata lagi, Bang," bisik Humey kepada angin. "Aku menunggu dengan harapan yang sudah kembali utuh."
Ia melangkah masuk ke perpustakaan, merapikan buku-buku yang berantakan, mencoba mengisi waktu dengan hal-hal yang berguna.
Setiap buku yang ia tata, setiap debu yang ia bersihkan, adalah cara Humey untuk terus hidup, terus bergerak, dan tidak membiarkan dunianya berhenti hanya karena satu orang yang belum tiba.