Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Herrscher (Divina Futuri)

Herrscher (Divina Futuri)

Herrscher tiba – tiba menyadari sesuatu. “Di buku ini tidak membahas agama atau memihak ke salah satu agama manapun. Berarti sesuai dengan jamanku dimana agama bukanlah suatu hal yang penting. Manusia lebih mengutamakan sisi kemanusiaannya dalam kehidupan. Tapi kalau terjadi seperti itu, apa yang menjadi penyebab terjadinya hal itu? Aku jadi penasaran dengan hal ini. Siapa yang menjadi penyebab terjadinya hal ini? Siapa yang bisa menghilangkan kepentingan agama di masa depan? Aku tidak punya data tentang itu.” “Apa rencanamu sekarang, Herrscher?”
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai buku psikologi agama
Baca
+Pustaka
Selingkuh itu Ilmiah

Selingkuh itu Ilmiah

Rayendra masih terjaga. Lampu meja kerjanya menyorot tumpukan buku psikologi yang berantakan: Bowlby, Sternberg, hingga jurnal tentang attachment disorder. Semua terbuka, beberapa penuh coretan stabilo. Tapi di antara teori-teori akademik itu, ada satu file di laptopnya yang paling sering ia buka belakangan ini: transkrip percakapannya dengan Amel.
928 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai buku psikologi agama
Baca
+Pustaka
Aku Istri Pertama, Tapi Hanya Jadi Simpanannya

Aku Istri Pertama, Tapi Hanya Jadi Simpanannya

Usai mengikuti mata kuliah Asesmen Pembelajaran Matematika Sira memutuskan untuk pergi ke perpustakaan di tengah kampus. Buku Psikologi Pendidikan berwarna hitam yang ia lihat pertama kali saat melewati rak buku itu menarik perhatiannya. Tak ingin berlama-lama berdiri memilih buku, Sira memutuskan untuk mengambil buku itu dan langsung membawanya di pojok tempat baca dekat jendela kaca. Setelah melihat daftar isi, ia memilih membaca bab tentang Emosi, Perkembangan Sosial, dan pembentukan karakter dari buku itu.
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 246 kali sebagai buku psikologi agama
Baca
+Pustaka
Terikat Tatapan Pak Dosen

Terikat Tatapan Pak Dosen

"Ini gedung Psikologi. Deretan buku ini tentang Cognitive Behavioral dan Psychoanalysis. Bapak tidak punya urusan akademik di sini." Khai tidak langsung menjawab. Ia justru memerhatikan bagaimana Maorielle mencoba membangun benteng pertahanan dengan buku-buku tebal itu. Sang profesor bahasa itu menyandarkan satu bahunya pada rak kayu di samping kepala Mao. Ia tampak sama sekali tidak merasa asing berada di wilayah yang bukan kekuasaannya.
836 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai buku psikologi agama
Baca
+Pustaka
Psychofagos: Pemakan Jiwa

Psychofagos: Pemakan Jiwa

Vee membuka lembar demi lembar buku yang menarik perhatiannya tersebut. Ia tak langsung mencari bagian tentang Azamy, ia juga tertarik dengan iblis-iblis lain yang ada dalam buku tersebut. Vee membaca nama-nama iblis beserta sedikit ceritanya secara acak. Hampir semua yang ia baca itu adalah pengetahuan yang menarik, yang belum ia ketahui sebelumnya. Ada iblis yang takut dengan serangga, ada iblis yang buta, ada juga iblis yang memiliki kekuatan bintang. Vee tidak terlalu mengerti penjelasan dalam buku tersebut karena semua bab ditulis dengan cara penulisan yang berbeda-beda. Hal tersebut jelas membuat pembaca menjadi kebingungan, apalagi Vee yang sudah sangat jarang membaca setelah ia menja
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai buku psikologi agama
Baca
+Pustaka
Jadi Miskin Di Hadapan Mertua

Jadi Miskin Di Hadapan Mertua

jelas Dinda. "Maaf-maaf ya, Bu! Kalau Ibu tersinggung, jika sekarang itu mungkin namanya trauma mental karena perasaan inner childnya yang tidak tersalurkan dengan baik. Sehingga meskipun sampai tua dia akan terus merasa tersisihkan. Bukankah Mas Zain itu seorang psikolog juga, Bu? Dia kan kuliah jurusan S1 Agama dan S1 psikologi to, Bu? Itu sebenarnya kolaborasi yang sangat baik sekali kalau mau membuka praktek dan dapat mengendalikan dirinya sendiri, tapi harusnya dia kan bisa menangani masalahnya," sambung Dinda.
9.544.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai buku psikologi agama
Baca
+Pustaka
Jadul Tapi Mantul

Jadul Tapi Mantul

"Butet, ibuku dulu pernah bilang, andaikan kubelikan perhiasan mahal atau rumah mewah untuknya, tidak akan bisa mengubah pendiriannya soal agama, hari ini aku melihat keajaiban. Ibuku tertarik dengan agama kita, Tet, dia banyak bertanya, biasanya dia paling anti bicara soal agama denganku," "Aku makin percaya dengan agama ini Butet, ibu tidak mau pindah agama biarpun kukasih rumah mewah, Tapi saat kukasih pada orang lain ibuku justru jadi tertarik, Aku makin yakin kita bisa jadi pasangan yang serasi, Butet," "Ibuku juga mulai baca-baca bukuku, buku-buku agama yang dulu sering kubaca, dia pinjam buku itu baru saja, Butet,"
1080.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai buku psikologi agama
Baca
+Pustaka
Tawanan Hasrat sang Penguasa

Tawanan Hasrat sang Penguasa

“Belajar psikologi itu sangat rumit dan sulit. Anda perlu belajar langsung pada ahlinya dibanding hanya membaca buku yang hanya memberikan sedikit informasi tanpa bisa menjelaskan secara rinci.” Kedua alis Poppy terangkat saat melihat tumpukan buku di atas meja. Pipinya bersemu merah ketika membaca setiap judul buku itu. “Lalu mengapa kau membawakan novel-novel romantis … dewasa begini? Aku tidak mau membacanya ….”
1049.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai buku psikologi agama
Tampilkan Ulasan (18)
Baca
+Pustaka
Chaca
diawal bab biasa aja kayak novel lain tp lama" nyandu bgt. sll nunggu bab terbaru tp rada pelit sehari cuma 3x ...... Sarannya perhari 10 bab bagian robin poppy aja. Gk usah dimunculin tokoh jahat udh dugdugser bgt.... meleleh sama akang robin .
Maranta Karoshi
thx thor utk cerita kerennya n_n meskipun hrs dipaksa berpisah cpt dgn rob&pop ttp kusuka sm ceritanya thor.. kalo blh kasi komen knp bsa sdikit pembaca spt author blg, maybe part dmn 2 tokoh utamanya saling ungkapin perasaan & saling bucin tuh kelamaan munculnya.. bgtu muncul tau2 mau tamat aja..
Baca Semua Ulasan
Terapi Psikologis Khusus

Terapi Psikologis Khusus

Saat hasil ujian masuk universitas keluar, aku diterima di kampus impianku. Aku memilih jurusan psikologi. Pengalaman itu bukan membuatku membenci dunia terapi psikologis. Sebaliknya, hal itu menumbuhkan minat yang besar terhadap ilmu psikologi. Setelah lulus, aku memutuskan menjadi seorang psikolog, dengan fokus pada bidang pemulihan trauma. Aku ingin menggunakan pengetahuanku untuk membantu perempuan yang pernah mengalami luka seperti diriku.
4.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai buku psikologi agama
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status