Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Patah

Patah

Tidur. Setelah mematikan lampu kamar, dia mengambil posisi duduk bersandar di kepala ranjang. Membuka file eBook, memilih satu cerita. Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin. Tere Liye. Lalu mulai membaca dengan suara sepelan mungkin, hanya Manggala yang perlu mendengar suaranya.
1028.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 655 Beses bilang buku tere liye rindu
Read
+Library
Romantic Purple

Romantic Purple

Taman Bacaan Hendra. Lidya turun dari motor perlahan. Ia berdiri beberapa langkah dari pintu masuk, memperhatikan suasana tempat itu. Angin bergerak pelan di antara rak buku. Halaman-halaman buku yang terbuka sesekali terangkat sedikit lalu kembali diam. “Ini tempatnya?” tanya Lidya pelan. Rian berdiri di sampingnya. “Iya.”
388 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 13 Beses bilang buku tere liye rindu
Read
+Library
Laki-Laki Pilihan

Laki-Laki Pilihan

Setiap kata-kata yang keluar dari mulut Rendra terdengar begitu lembut, tapi juga menggoda di saat yang bersamaan. Tiap kali laki-laki itu melihat Destri salah tingkah, ia akan tergelak. Tertawa kecil dengan lengkungan yang menawan di pipinya. Destri tidak bisa untuk tidak terpukau. "Des?" "Eh?" Sekali lagi Rendra tersenyum, "Sini aku bawain bukunya." Rendra menengadahkan satu tangannya, memindahkan setumpuk buku dari pelukan Destri.
103.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 68 Beses bilang buku tere liye rindu
Read
+Library
Claudia's Gift Shop

Claudia's Gift Shop

Pustakawan itu menjelaskan dengan panjang lebar “Entah mengapa nona Riana tertarik dengan buku usang ini, padahal ada novel lain yang lebih menarik seperti ‘The Book of Despair’ , novel tersebut juga memiliki ilustrasi yang bagus,” tambah pustakawan itu, yang sibuk dengan komputernya. “Kalau itu aku sudah pernah membacanya … aku hanya penasaran dengan buku yang berada di lemari terpencil di sudut perpustakaan, ” sambung Riana.
104.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 127 Beses bilang buku tere liye rindu
Read
+Library
Dilema Cinta

Dilema Cinta

jawab Tya sambil membawa buku tadi untuk dibelinya. “Loe beli buku itu? Kan tadi dah baca?” tanya Rendra sambil mereka berjalan menuju kasir “Sebagian, menarik jadi pingin nglanjutin baca dirumah.” jawan Tya sambil memamerkan bukunya Sesampainya dikasir “Berapa mba? Biar aku saja yang bayar.” ucap Rendra sambil menahan tangan Tya yang akan membuka dompet
103.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 81 Beses bilang buku tere liye rindu
Read
+Library
Suamiku Dingin!

Suamiku Dingin!

Buktinya, ia menahan keinginannya untuk menyentuh tunangannya lebih jauh lagi sebelum sumpah setia terucapkan di hadapan Tuhan. Keyla duduk di karpet yang sudah terlihat usang. Ada sebuah buku yang terletak di atas meja. In Black And White karya Rudyard Kipling. Buku yang berisi kumpulan cerita pendek dan perlahan, Keyla pun mulai membuka lembar demi lembar. Membaca sekilas deretan abjad dan mengagumi kertas berwarna kekuningan yang masih bagus karena terawat.
1054.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.2K Beses bilang buku tere liye rindu
Read
+Library
Istri Yang Tak Dirindukan

Istri Yang Tak Dirindukan

Dengan bibir yang dipolesi lipstik merah merona, bibir seksinya terlihat mengkrucut saat mencibirku dengan gamblangnya. "Eh, sudah Ibu-Ibu. Masih pagi jangan menggosip. Kasihan' kan Ayi baru tertimpa musibah," ucap Bu Tini membelaku. "Halah ... jangan kasihan Bu. Bisa-bisa nanti ngelunjak dia," lanjut Riri. Para Ibu-Ibu yang mendengar ucapan Riri semuanya tertawa sembari mencibirku. "Ha ... ha ... ha ... benar tuh, Ri. Sekarangkan, Ayi janda jangan sampai suami kita tergoda dengannya," sela Bu Izah menimpali.
9.4121.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.5K Beses bilang buku tere liye rindu
Read
+Library
Rindu Yang Terpendam

Rindu Yang Terpendam

Linda. Saat gadis itu sadar dr.Linda mengabarinya, tapi ia lupa memberi tahu jika ada seorang lelaki yang selalu menemani Zahra ketika ia tugas di rumah sakit lain. Dengan perasaan yang bahagia dr.Rayan pun menuju rumah sakit HARAPAN BUNDA tempat ia bekerja ketika tugasnya selesai di rumah sakit lain. Tak lupa ia membawa buah-buahan dan seikat mawar merah untuk Zahra. Ia berniat untuk mengungkapkan perasaannya pada gadis itu. Namun sayang harapan tinggallah harapan, saat ia melihat seorang lelaki tengah bersama Zahra. Mereka bahagia sangat bahagia bahkan ia tak pernah melihat Zahra sebahagia itu.
106.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 255 Beses bilang buku tere liye rindu
Read
+Library
Istri Yang Tidak Dirindukan

Istri Yang Tidak Dirindukan

“Oh, tentu tidak. Hanya kepada istriku yang cantik ini saja. Astaga aku rindu padamu. Gladys, siapa yang tidak?” Mareka kembali tertawa, saling berpelukan dengan penuh gairah. “Nah, ceritakan bagaimana penerbangan mu?” tanya Banderas. “Bagus. Setidaknya untuk penerbangan komersial. Bagaimana dengan kabar buku barumu?” “Seperti biasa saja.” “Kau selalu bilang begitu.”
2.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 45 Beses bilang buku tere liye rindu
Read
+Library
Pernikahan tanpa Bahagia

Pernikahan tanpa Bahagia

“Sekarang aku melihatnya, Rani. Tapi kali ini… aku tidak sedih.” Ia menutup mata, membiarkan suara jangkrik dan angin menjadi musik yang lembut. Untuk pertama kalinya, rindu itu tidak lagi menyakitkan. Ia seperti air yang tenang — tidak memaksa, tidak menuntut, hanya mengalir perlahan dan meninggalkan kesejukan. --- Beberapa bulan kemudian, Yudha diundang ke acara peluncuran bukunya di Jakarta.
1.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 34 Beses bilang buku tere liye rindu
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status