Dear Secretary
Sejak tadi, ia hampir tidak berhenti tertawa melihat tingkah Janus.
“Maafin adek saya, ya, Pak,” celetuk Sinar mengambil alih troli belanja yang ditinggalkan Janus.
“Nggak masalah,” ucap Bintang kembali berbalik. Meletakkan keranjang belanjaannya di troli milik Sinar. “Sudah berapa bulan?”
“Tujuh,” jawab Sinar sambil mengusap perutnya. “Oia, Pak Bin nggak kerja?”
Hot Chapters