Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mengemis Malam Pertama

Mengemis Malam Pertama

Mengatakan itu lebih sulit dari yang dia bayangkan. Riki tersenyum maklum, melangkah cepat menuju pintu, tapi belum sampai di pintu, suara kentut Mazaya malah membuatnya berhenti. "Ya Tuhan, aku sangat malu." Mazaya memejamkan matanya, ini adalah pengalaman paling buruk di hidupnya, bayangkan saja apa yang kau rasakan saat kau kentut begitu keras di depan orang yang kau gilai?? Pasti kau lebih memilih jatuh pingsan dari pada kejadian itu menimpamu.
1029.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 824 kali sebagai bulan tersipu malu majas
Baca
+Pustaka
Alisya

Alisya

Pada dingin udara malam Aku berteman rembulan Aku menatap, tersenyum padanya Rembulan sanksi bisu, Aku berpeluk kertas Menyelami bacaan Menggoreskan simbol pada secarik kertas Pada rembulan, aku bercerita Tentang hari ini, yang aku dambakan Dan sekarang terwujud, Rembulan dan Bintang Terimakasih Juna menatap Aiys, "Selamat sayang," katanya pelan. Aiys terdiam mendengar ucapan Juna, segera Aiys mengangguk. "Terimakasih," senyumnya.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai bulan tersipu malu majas
Baca
+Pustaka
IMAM UNTUK NIRMALA

IMAM UNTUK NIRMALA

Senyum yang terkesan sangat dipaksakan. “Maaf….” Hanya itu yang keluar dari mulut sahabatnya yang jelas-jelas membuat Lusi semakin gemas. “Maaf untuk apa?” tanya nya pura-pura bodoh. “Maaf, karena tidak bercerita.” Jawab Mala dengan masih memaksakan senyum diwajahnya. Menangkupkan kedua tangannya di depan dada, lalu mengedipkan kedua matanya, meminta maaf dari Lusi.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai bulan tersipu malu majas
Baca
+Pustaka
Tumbal Bulan Suro

Tumbal Bulan Suro

Tapi di sudut hatiku yang lain, ada rasa penasaran dengan semua perkataan pria renta ini. "Karena ini masih bulan suro." Aku langsung berdecak kesal mendengar jawabannya. Lagi-lagi bulan suro. "Kau akan bisa pergi kalau seluruh tumbal sudah terpenuhi. Itu pun kalau kau selamat," ujarnya sembari terkekeh, lalu pergi begitu saja masuk ke jalan setapak yang berada di sisi kiri jalan.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai bulan tersipu malu majas
Baca
+Pustaka
SELALU DICAP MANDUL

SELALU DICAP MANDUL

Dia sesekali melirik ke Izza. Izza ingat betul beberapa hari yang lalu Asih memasang status di WA nya. Gambar kartun wanita hamil yang sedsng dipeluk oleh suaminya. Dengan caption, "Sebentar lagi hadir malaikat kecil ini, duh syukurlah tak harus menanti lama, beruntung deh bisa hamil dengan mudah," tulisnya. Seakan-akan sengaja menyindir Izza, status itu dia hapus beberapa saat setelah Izza melihatnya.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai bulan tersipu malu majas
Baca
+Pustaka
Cintai aku, Berondong!

Cintai aku, Berondong!

"Malu sayang, aku kalau gituan berisik bgt kan?" “Bosen kalau gitu-gitu doang. Aku mau yang full package. Laper pengen minum susu sama ngulum kacang merah.” Meysi sampai terbatuk mendengar istilah itu. Sumpah, Tirta ada-ada saja! “Kamu tuh kenapa bahasanya kayak paket pernikahan aja!” Bukannya malu, Tirta malah makin berapi-api. “Denger, di film 365 days kan mereka—”
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai bulan tersipu malu majas
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikah Dengan Mr. Arogan

Terpaksa Menikah Dengan Mr. Arogan

Air mengusap lembut bagian belakang kepala Bulan, menyisipkan senyum kecil yang sarat cinta. Bulan spontan menunduk. Campur aduk antara malu dan kesal. Dalam hati ia mencebik: ‘Sweetie, sweetie! Padahal mau bilang siput. Di depan Papi saja panggil sweetie.’ * * *
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai bulan tersipu malu majas
Baca
+Pustaka
Dari Kuli Bangunan, Menjadi Pengusaha Kaya

Dari Kuli Bangunan, Menjadi Pengusaha Kaya

jawab Bulan dengan wajah datar. "anak muda itu kalau ingin mengungkap kan perasaan nya pasti malu-malu,padahal dalam hati nya berbunga-bunga,iya kan,"ucapan Abah Jaya membuat Bulan terkekeh mendengar nya. "Abah ini bicara apa sih,kok jadi lebay gitu,yang malu mengungkap kan perasaan nya itu siapa Abah,memang nya Abah sedang jatuh cinta ya?"ucap Bulan yang masih tersenyum menggoda Abah nya.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 219 kali sebagai bulan tersipu malu majas
Baca
+Pustaka
Cermin Malapetaka

Cermin Malapetaka

Dudag dudag dudag dudag Dudag dudag dudag dudag suara pijakan gerombolan kaki kuda yang mengejar dokar pembawa jabang bayi kerajaan semakin jelas terdengar. Dayang sudah begitu panik berada di situasi yang sedang dialaminya. “Ah tanganku kram,” teriak supir dokar pada dayang dengan penuh kecewa pada dirinya sendiri. Mengapa disaat segenting ini tangannya harus kram. Sungguh teramat sangat menyebalkan.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai bulan tersipu malu majas
Baca
+Pustaka
Di Bawah Langit Senja

Di Bawah Langit Senja

Pernah kita lalui semua, jerit tangis, canda tawa Kini hanya untaian kata, hanya itulah yang aku punya Tidurlah, selamat malam, lupakan sajalah aku Mimpilah dalam tidurmu bersama bintang -Drive, “Bersama bintang” Matahari hampir tenggelam ketika Carine dan Ulfa keluar dari taman Maerakaca,
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai bulan tersipu malu majas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status