Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

"Mulai produksi." "Beee!" ⚡ FLUFF!! ⚡ FLUFF!! ⚡ FLUFF!! Bulu putih lembut mulai berjatuhan. Namun anehnya— bulu-bulu itu tidak berserakan. Melainkan menggumpal menjadi gulungan benang wol yang sangat halus. ⚡ TING!! Skill Activated Wool Production --- Puluhan gulungan kain wol premium memenuhi halaman. Para pelayan langsung bergerak mengambil semuanya.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai bulunya halus
Baca
+Pustaka
AKAN KUTAKLUKKAN DUNIA MURIM DENGAN....

AKAN KUTAKLUKKAN DUNIA MURIM DENGAN....

Aroma Bunga Seratus Tahun yang bersifat halusinogen kini bercampur aduk dengan uap panas dari peluh dan gairah murni yang meluap-luap. PLAAK! PLAAK! PLAAAK! Hantaman pinggul Jangsam semakin brutal dan intens, menciptakan irama kulit yang beradu dengan sangat keras. Ungal Yeo melengkungkan tubuhnya, jari-jari kakinya mengejang, merasakan gelombang kenikmatan yang sudah berada di ujung tanduk, siap untuk melesak keluar menghancurkan pertahanannya.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai bulunya halus
Baca
+Pustaka
Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Tanpa banyak basa-basi lagi, dia langsung turun tangan sendiri! Dia membuka mulutnya dan menyemburkan badai Bulu Es (Bingyu) yang memenuhi seisi langit. Setiap helai bulu es tersebut membawa bobot yang teramat berat layaknya barisan pegunungan yang megah, serta memiliki ketajaman yang setara dengan senjata dewa tiada tara! Hanya dalam sekejap mata, hamparan ruang hampa di sekitar langsung tercabik-cabik, meninggalkan bekas luka hitam yang menganga!
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai bulunya halus
Baca
+Pustaka
LANTING BRUGA

LANTING BRUGA

Selain dari itu, bulu halus tapi tajam dan keras yang dimiliki oleh Garuda Kencana menjadi senjata yang mematikan. Kekuatan dari satu bulu itu setara dengan satu anak panah yang lepas dari busur panah, dimana senjata itu digolongkan sebagai senjata level tinggi. Hanya satu saja bulu halus milik Garuda Kencana bisa melubangi lima baris pohon kelapa dengan sangat mudah, hebatnya Garuda Kencana bisa melepaskan ratusan bulu halus itu dalam satu keli serangan saja.
9.33.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114.2K kali sebagai bulunya halus
Tampilkan Ulasan (1034)
Baca
+Pustaka
Insan Perantau
sangat menarik jalan cerita..menunggu bab selanjutnya terasa debar di hati menantikan cerita seterusnya.Seakan diri termasuk dalam cerita menantikan lawan yang akan ditewaskan. Rakan- rakan seperjuangan juga menarik isi cerita menghadirkan sebuah cerita yang hebat. Seni pertarungan yang menarik lag
Jayashree
Kalo kamu dijodohkan sosok kaya, rupawan dan sempurna gimana gais? Sayangnya Zora menolak dengan pasti dan memilih kekasihnya yang sederhana. Ayahnya tidak bisa membiarkan hal ini dan berencana untuk menghancurkan kekasih dari putrinya. Hemm gimana kelanjutannya? Mampir ya di "Arti Cinta Untuk Zora"
Baca Semua Ulasan
Buruk Rupa

Buruk Rupa

ancam Argan. "Nih berdua ngapa yak? Perasaan tadi disini sedang dalam permasalahan hukuman, kok malah kejatah-menjatah sih? Dikira apaan coba bininya? Astaga...! Tobat...! Neraka makin jauh!" batin Allen bingung. "Eh... eh... mulutnya! Ntar Bapak kasih cabe rawit mau?" "Nah! Kebetulan Pak. Saya suka yang pedas-pedas. Hot-hot gimana gitu yahkan Pak?" ucap Argan dengan cengirannya.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai bulunya halus
Baca
+Pustaka
Nur Cahaya Cinta (Bahasa Indonesia)

Nur Cahaya Cinta (Bahasa Indonesia)

Wahyu membawa jemari Nur ke bibirnya. "Ummm Kakak, memuji pasti ada maunya" rungut Nur dengan nada manja. "Pujianku halal, Nur. Mauku juga halal. Karena kamu halal bagiku" "Ummm Kakak, Kakak seperti punya kebun tebu di mulut Kakak" "Eeh apa maksudmu?" "Ucapan Kakak selalu manis, nanti aku diabetes, Kakak" "Manisku halal Nur, tanpa pewarna, tanpa pengawet, tanpa zat kimia. Tidak akan membuatmu kena diabetes" Wahyu mencubit kedua bekah bakpao coklatnya dengan gemas.
9.825.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 713 kali sebagai bulunya halus
Baca
+Pustaka
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

Zeus menatap punggung wanita itu tidak mengerti ketika Hera sudah melangkah pergi. "Queen Hera, anda mau pergi kemana malam-malam begini. Ini malam bulan purnama." Hera menoleh kearah Marrine yang tiba-tiba muncul. Wanita iblis itu terlihat menganga takjub ketika melihat pelayan setengah baya itu ternyata merupakan seekor siluman rubah. Dengan ekor panjangnya yang berwarna abu dan bulu lembut ditubuh, membuat Hera merasa gemas dan rasanya sangat ingin menggigit makhluk lucu berbulu itu.
1092.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai bulunya halus
Baca
+Pustaka
KUNYIT DARI SARANJANA

KUNYIT DARI SARANJANA

“ Berapa satu tusuk sate ini Buk?” “Satu tusuk di hargai dengan 1 kunyit Buk.!” Lawen berdiri dan melihat ke seluruh sisi dengan matanya namun semua tampak normal hanya ada pohon dan semak-semak yang sangat tebal, tidak ada cahaya sedikitpun di ujung sana menandakan adanya sebuah pasar. Seorang wanita yang menyerupai Enon uma lawen menghampirinya dengan langkah begitu cepat.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai bulunya halus
Baca
+Pustaka
Secret of Federlin

Secret of Federlin

Dia menatap Fallona yang kembali setelah mengurus pengiriman barang beliannya. ''Omong-omong benda apa yang Kau beli itu?'' ''Kau penasaran?'' Fallona menjawab dengan nada main-main. Setiap kali Gale bertanya, wanita itu tidak bisa untuk tidak menggoda Gale terlebih dahulu. ''Namanya Butterfly's Eye. Walaupun kelihatan tidak berguna, tapi sebenarnya fungsinya sangat mengesankan. Salah satunya, bisa untuk memata-matai. Pin itu akan berubah menjadi kupu-kupu. Dan hebatnya lagi, pendeteksi alat sihir tidak bisa mendeteksinya.''
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai bulunya halus
Baca
+Pustaka
Asmaraloka Sang Putri Pusaka

Asmaraloka Sang Putri Pusaka

Cairan itu tampak biasa, jernih, namun di dalamnya tersimpan bubuk racun halus yang berwarna gading, racun perangsang kuat. Ia menatap Raras dengan mata pura-pura lembut. “Ajeng,” katanya manis. “Minumlah, ini arak istimewa dari taman barat. Hanya wanita yang dianggap cantik dan beruntung yang boleh mencicipinya.” Raras menatapnya sekilas, tidak ingin membuat keributan lagi. “Terima kasih,” ujarnya singkat, lalu meneguk seteguk kecil.
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai bulunya halus
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status