Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bunga yang Telah Mekar Enam Puluh Kali

Bunga yang Telah Mekar Enam Puluh Kali

Matanya penuh senyum. "Prosedur pemulangan telah selesai. Ini bunga yang dipetik kedua anak pagi ini. Mereka ingin mengucapkan selamat atas kepulangan dari rumah sakit." Nathan dan Nolan bersandar di kedua sisi. "Tante Emily, lihat, masih ada embun di bunga-bunga ini!" "Tante Emily, bunga-bunga ini membuatmu terlihat sangat cantik!" Brian menggenggam tangan Emily, kedua anak itu mengikuti di sisi kiri dan kanannya. Mereka berempat meninggalkan bangsal, membuat para perawat di belakang mereka iri.
3.3K viewsCompletedAdded to Library 113 Times as bunga iris
Read
+Library
Bunga yang Layu Sebelum Ujung Jalan

Bunga yang Layu Sebelum Ujung Jalan

Yuga terduduk lemas di atas lantai sembari kedua tangannya mencengkeram rambutnya sendiri dengan kuat, melontarkan raungan kepedihan yang teramat parah. Dia sudah salah dengan teramat parah, salah hingga tidak bisa dimaafkan lagi! Dia membeli seikat bunga krisan putih, lalu berdasarkan alamat yang pernah diucapkan oleh teman sekelasnya dulu, dia berhasil menemukan area pemakaman Shania. Di atas batu nisan tidak tertera foto apa pun, tampak sangat sederhana hingga membuat hati teramat perih. Yuga berlutut di depan batu nisan, meletakkan seikat krisan putih di bagian depan nisan, lalu menyandarkan dahinya pada permukaan batu nisan yang dingin.
9.4K viewsCompletedAdded to Library 339 Times as bunga iris
Read
+Library
Air Mata di Antara Bunga

Air Mata di Antara Bunga

Dia buru-buru menoleh, ingin melihat reaksi Sarah. Namun wanita itu hanya tersenyum samar—senyum tipis yang justru sarat dengan kepuasan. Pada akhirnya, Rangga tetap mengirimkan satu pesan singkat untuk Vanya. [Vanya, jangan buat keributan lagi. Bukalah pintu. Perias sudah datang.] Hanya satu kalimat itu saja sudah mampu meredakan rasa bersalah yang ditimbulkan oleh ucapannya barusan.
28.1K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as bunga iris
Read
+Library
Rahasia Bunga Kampus

Rahasia Bunga Kampus

Namaku Marina Rasha, mahasiswi tahun pertama jurusan tari. Belum satu bulan sejak kuliah, sudah secara diam-diam disebut sebagai bunga kampus oleh para pria. Saat berjalan di kampus, tatapan-tatapan itu melingkari tubuhku seperti ular, dari dada hingga ke paha, lalu kembali ke wajahku. Aku tahu apa yang mereka pikirkan, pikiran-pikiran kotor dan penuh nafsu.
63.0K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as bunga iris
Read
+Library
Saat Bunga Berguguran, Engkau pun Berpaling

Saat Bunga Berguguran, Engkau pun Berpaling

Keesokan harinya, di dalam aula. Tempat pernikahan itu didekorasi dengan lembut oleh bunga-bunga segar dan kain tile putih. Cahaya matahari menembus jendela kaca patri, menjatuhkan bayang-bayang cahaya yang berwarna-warni dan berpendar. Para tamu undangan mengenakan busana terbaik mereka, berbincang sambil tertawa dan tersenyum. Semuanya menantikan kemunculan Calvin dan Tania.
3.3K viewsCompletedAdded to Library 81 Times as bunga iris
Read
+Library
Alstroemeria

Alstroemeria

Di atas kepalaku tersemat mahkota bunga Lily perak, dan wajahku tertutup cadar tipis berwarna merah lembut. Saat instrumen khas Alam Bunga mulai mengalun, udara di dalam ruangan berubah. Bunga-bunga Lily merah dan putih turun dari langit-langit altar, menari mengikuti alunan nada. Aku terbang perlahan ke tengah ruangan, menggerakkan tubuh mengikuti irama yang pernah diajarkan oleh Dewi Bunga Agung.
1015.8K viewsOngoingAdded to Library 582 Times as bunga iris
Read
+Library
Tragedi Cinta Bunga

Tragedi Cinta Bunga

Ada aroma harum semerbak khas bunga dan akar tetumbuhan yang tercium di setiap helainya. “Sebagian orang berujar bahwa cinta itu buta. Memandang sosokmu, rasanya ada pesona luar biasa yang mampu meluluhkan kebekuan hatiku selama ini. Alam pikiranku membutakan semua tentangmu. Yang kurasa adalah ... kenyaman yang teramat saat engkau berada di dekatku, Kanda,” jawab Bunga seraya menjatuhkan wajah di dada Syaiful yang bidang dan berbulu. Mata gadis itu terpejam, menikmati kenyaman dan kehangatan yang hadir menyelimuti wajahnya yang merona.
102.1K viewsCompletedAdded to Library 46 Times as bunga iris
Read
+Library
Bunga yang Terinjak

Bunga yang Terinjak

Aku menemani Marissa dan meletakkan karangan bunga di sebuah batu nisan yang berukir nama Rangga. Ada beberapa hal yang tidak bisa diselesaikan dengan kematian, dan beberapa hal yang tidak bisa dilupakan begitu saja. Tapi, aku menatap Marissa dengan lembut. "Aku hanya berharap putriku aman dan bahagia."
6.4K viewsCompletedAdded to Library 159 Times as bunga iris
Read
+Library
Bunga Gugur, Rindu Pun Usai

Bunga Gugur, Rindu Pun Usai

Nathan pulang dalam keadaan lelah, debu masih menempel di tubuhnya dan di tangannya tergenggam seikat bunga segar. Dia berjalan ke arahku, wajahnya sama sekali tidak menunjukkan rasa bersalah atau penyesalan. "Rebecca, aku bawakan bunga mawar kesukaanmu." Mawar merah yang melambang cinta yang tulus dan membara, kini berada di tangan Nathan. Namun, di mataku, itu tidak lebih dari sebuah lelucon.
22.7K viewsCompletedAdded to Library 544 Times as bunga iris
Read
+Library
Dry Flower

Dry Flower

"Fera? Itu asli nama lo? Unik ya? Jarang loh orang pake nama bunga lotus, biasanya juga mawar, melati, dahlia dan banyak lagi." "Makasih." Fera memang tidak berbohong soal namanya. Nama asli Fera adalah Lotus Nucifera. Memang jarang orang memakai nama bunga dengan nama ilmiahnya. Sejujurnya Fera tidak suka nama itu karena bunga lotus ditanam di tempat yang kotor. Lingkungan tempat bunga lotus hidup sama dengan lingkungan tempat tinggal Fera.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as bunga iris
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status