Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Suaranya nyaris berbisik, tapi mantap. Tiba-tiba, terdengar langkah terburu-buru. Rimba muncul. Napasnya terengah. Dia membawa bunga liar dalam genggaman—bunga ungu kecil yang tumbuh di tebing utara. “Untuk keberuntungan,” katanya canggung, menyodorkannya kepada Senala. Senala memandang bunga itu lalu menepisnya dengan pelan. “Cinta bukan bagian dari ajian ini, Rimba.”
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai bunga janda sobek
Baca
+Pustaka
Mabuk Janda

Mabuk Janda

“Bener banget, Bro. Lo pantes mendapatkan yang terbaik. Stop bertahan dengan orang toxic. Lagipula, Lo beruntung seandainya Lo menikah dengan Mbok Agni. Wanita yang pernah mengalami kegagalan dalam berumah tangga, kalau sudah menemukan orang yang tepat. Tidak akan berpaling apalagi menyakiti Lo. Gua lihat Mbok Agni juga sangat keibuan dan bijak. Dia bisa membimbing Lo ke arah yang lebih baik.” “Wait, maksud Lo Mbok Agni Janda gitu?” Gede terkekeh melihat ekpresi gua yang mirip orang bego. Antara takjub dan tidak percaya. “Bukannya Lo yang keukeuh bilang kalau beliau single? Dan memang sudah gua tanyakan langsung sama Devi. Dia bilang kalau ibunya memang janda. Lebih tepatnya dua bulan yang
9.9209.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.1K kali sebagai bunga janda sobek
Baca
+Pustaka
Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan

Dika mengangguk, matanya memperlihatkan simpati. Dita melanjutkan, "dan para tetangga juga tidak memberi saya kesempatan. Mereka selalu menuduh saya sebagai janda yang ingin merebut dan menggoda suami mereka." Raut wajahnya terasa terluka, meskipun dia berusaha menjaga ketenangan. Dika terdiam sejenak, mencerna semua yang baru saja didengarnya. "Saya tidak pernah menduga bahwa kamu menghadapi begitu banyak kesulitan, Dita," ujarnya tak bisa menahan diri sama sekali.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai bunga janda sobek
Baca
+Pustaka
Bunga yang Terinjak

Bunga yang Terinjak

"Pak Hakim, saya nggak akan menuntut. Sedih rasanya melihat seorang wanita gila dan anak perempuannya yang rendahan." Rangga tampak seperti pria baik yang mementingkan kebaikanku, tetapi dia juga menuduh kami agar kami dicaci-maki. Lagi pula, siapa yang mau percaya kata-kata orang gila? Siapa yang mau bersimpati pada seseorang yang menjual tubuhnya demi uang. "Hahaha, luar biasa. Kalian benar-benar luar biasa. Kalian semua bergabung bersama untuk menindas kami, ya 'kan?"
6.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai bunga janda sobek
Baca
+Pustaka
Kesayangan Janda Dan Gadis Desa

Kesayangan Janda Dan Gadis Desa

Janda angkuh itu hanya mengenakan daster tipis yang melekat ketat akibat keringat dingin, mengekspos lekuk tubuh matangnya yang sintal, padat, dan menonjol di beberapa bagian. Kedua tangan Widya mencengkeram sisi kepalanya. Wajah cantiknya pias, matanya merah berair menahan siksaan luar biasa seolah ada ribuan jarum yang menusuk otaknya secara bersamaan. Gengsi dan kesombongan yang tadi siang dia pamerkan di depannya telah luruh total, dibuang jauh-jauh ke dalam got desa. "Sena... to-tolong aku..." rintih Widya dengan suara parau, bibirnya bergetar menahan tangis. "Kepalaku rasanya mau pecah... tolong..."
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai bunga janda sobek
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Janda

Terpaksa Menikahi Janda

“Semua sudah beres Ma, tinggal menunggu mereka datang dan mama siapkan calon pengantin wanitanya, Papa akan menjaga anak kita biar tidak kabur seperti pengecut! “ aku hanya melongo mendengar ucapan papa, “shit... “umpatku geram. “Baiklah Pa, ayo sayang ikut mama, kita akan berganti pakaian. “ Ajak mama dengan lembut menuntun wanita yang sejak tadi hanya menundukkan wajahnya, entah apa yang ada dalam pikiran janda itu, sehingga dirinya tidak melakukan penolakan sedikit pun, “jangan-jangan dia memang menyukainya , mungkin bagi Jamilah kejadian ini seperti anugerah, tetapi bagiku ini adalah musibah yang tak pernah ter bayangkan sekalipun dalam konsep masa depanku. Hari ini adalah hari palin
1019.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 717 kali sebagai bunga janda sobek
Baca
+Pustaka
Kacamata Penakluk Wanita

Kacamata Penakluk Wanita

"Buka semuanya, Teh. Saya mau lihat seberapa panas sebenarnya janda kembang ini." Kaos itu terlepas, menampakkan sepasang buah dada yang besar dan berat, membal ke depan tanpa ada sehelai benang pun yang menahannya. Kuncupnya yang kecokelatan dan lebar tampak sangat menonjol, basah oleh sisa air mandi. Raka di belakang Iis langsung menjatuhkan handuk di pinggang janda itu, membiarkan kain itu meluncur ke lantai semen yang berdebu.
4.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai bunga janda sobek
Baca
+Pustaka
Nikah Yuk!

Nikah Yuk!

Gak Mau Jadi Janda Rendra membesarkan bola mata, lewat pancaran mata itu dia berkata, “Ada apa, Dek?” Tentu saja Dinda merasa salah tingkah, niatnya tadi hanya bercanda malah terdengar sama suaminya. “Hehehe… gak ada, Bang. Adek tadi becanda doang,” jawab Dinda nyengir kuda. “Abang ke masjid dulu, nanti Abang harus mendapatkan jawaban nya.” Rendra langsung berlari ke luar karena tidak mau ketinggalan shalat subuh berjamaah yang sebentar lagi akan di mulai.
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai bunga janda sobek
Baca
+Pustaka
PENDEKAR LEMBAH HANTU

PENDEKAR LEMBAH HANTU

tanya Rangga heran. Si nenek mengeluarkan setangkai bunga besar berwarna ungu dari bakul bambu yang digendongnya. "Kamu cari bunga seperti ini di Pasar Dieng, bunga itu adalah obat bagi Mbah Janti." "Boleh aku lihat bunga itu?" Rangga mencoba meraih bunga itu, dia ingin melihatnya dari dekat. Tapi sebelum tangannya sempat meraih bunga, Rangga terbangun dengan tubuh dan kaki pegal seolah-olah dia sudah benar-benar berjalan jauh.
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai bunga janda sobek
Baca
+Pustaka
Mendadak Dinikahi Direktur Syar'i

Mendadak Dinikahi Direktur Syar'i

Ujung jilbab wanita itu sedikit terangkat, sejajar dengan letak hatinya yang kian menghangat. Nilna mengerlingkan mata, menyapu bias muda yang berderet seperti selimut tebal nan lembut yang memanggilnya. “Cantik banget bunganya … kayak yang ada di film-film.” Nada suaranya tenang saat mengatakan kalimat itu. Sementara Bagas duduk berjongkok, mengambil satu bunga sakura dari ribuan bunga yang membentuk undakan.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai bunga janda sobek
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status