Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jenderal Naga

Jenderal Naga

Chandra sadar dari lamunannya dan berkata, “Semua burung terlihat serupa.” Lilian menganggukkan kepala. “Iya, memang benar. Burung di tanah leluhurku itu bulunya berwarna merah. Sedangkan yang ini warnanya ungu. Tapi burung ini sangat cantik.” Usai berkata, Lilian hendak menyentuh Pemakan Langit di bahu Chandra. Pemakan Langit langsung terbang menjauh hingga beberapa meter di udara, tidak berhenti mengepakkan sayap kecilanya sambil berkicau kepada Lilian.
9.11.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63.5K kali sebagai burung undan
Tampilkan Ulasan (252)
Baca
+Pustaka
Kaisar Dewa
Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Bercerai tentang seorang menantu laki-laki mantan dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya.  Terimakasih banyak ...️ ...️ ...️ 
Jack
coba yg baca nya udah jauh minta bocoran sebelum sy terlanjur kecewa di tengah2,soalnya jengkeli sm cerita yg isi ny berulang2 (penghinaan), seperti yg berjudul MENANTU PAHLAWAN NEGARA yg tidak saya lanjut baca karena jengkel.padahal baca nya selalu nunggu update saking jauh nya cerita yg dibaca
Baca Semua Ulasan
JODOHKU GURU GALAK

JODOHKU GURU GALAK

Langkah Nadira terhenti saat melihat burung kakaktua putih dengan paruh melengkung berdiri tenang di atas sebuah batang pohon kecil. "Pak Nata, lihat itu!" Nadira menunjuk penuh semangat, seperti anak kecil yang baru menemukan mainan kesukaannya. Lupa, bahwa sekarang dia sudah menjadi istri dari laki-laki di depannya itu. Adhinata mengikuti arah telunjuknya, lalu tersenyum tipis. "Itu namanya burung kakaktua putih," ucapnya. Spontan, Nadira bernyanyi riang dengan lirik yang sengaja dia plesetkan. "Burung kakaktua ... hinggap di jendela. Pak Nata ... sudah tua ... tapi masih ganteng aja ...."
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai burung undan
Baca
+Pustaka
Jade : The Mighty Amethys

Jade : The Mighty Amethys

ucap Undina. Kenneth mengernyitkan dahi. Tidak memahami maksud kalimat Undina. Seekor kupu-kupu terbang ke arah pondok, berputar-putar di sekeliling Kenneth sebelum terbang mendekati Undina. Kupu-kupu dengan sayap kuning itu terbang dan bertengger di ujung jemari wanita itu. Senyum lembut terpatri di wajah wanita itu.
1011.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai burung undan
Baca
+Pustaka
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

"Pertempuran ini menunjukkan kemampuan komando dan wawasan Baron Rendell, yang jauh melebihi usia dan pengalamannya. Dengan pembinaan lebih lanjut, ia mungkin akan menjadi pilar Wilayah Utara di masa depan." Ia menghela napas pelan, membuka penutup tenda, dan melangkah keluar, mengikatkan surat itu ke seekor Burung Angin Cepat. Ini adalah sejenis binatang sihir komunikasi yang banyak digunakan oleh bangsawan kekaisaran dan militer; ukurannya kecil tetapi sangat cepat, mampu menghindari pelacakan konvensional dan gangguan sihir selama penerbangan. Burung itu mengeluarkan pekikan rendah, seolah merasakan pentingnya misinya, dan segera melipat sayapnya, mendorong tubuhnya dari tanah, dan menghi
9.78.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai burung undan
Baca
+Pustaka
The Mafia's Deceptive Bride

The Mafia's Deceptive Bride

Danu mengumpat, matanya mencari celah di kemacetan jalan raya yang mulai terlihat di depan. "Tiga bintang berarti kau harus mencari tiga titik cahaya pada bingkai. Lima perahu berarti kau harus menghitung lima lapisan cat sebelum menemukan kuncinya. Dan delapan burung..." Danu terdiam sejenak, wajahnya mengeras. "Delapan burung adalah tanda bahwa permainan telah berakhir." "Pa, apa yang kau lakukan?" Alana melihat ayahnya mengambil sebuah tas kecil dari bawah kursinya dan melemparnya ke pangkuan Alana.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai burung undan
Baca
+Pustaka
Pengendali Arwah Terakhir

Pengendali Arwah Terakhir

Hanya sepasang matanya yang terlihat berbinar-binar. Bocah laki-laki itu buru-buru naik ke sarang dan duduk bersila di panggung. Dia mengenakan celana jeans dan atasan bertudung warna gelap. Daun-daun dan tanah menempel di pakaiannya. Alland melepaskan topi dan rambut merahnya terlihat lebih gelap. Dia memperhatikan sang burung hantu dengan takjub. “Jadi, burung ini peliharaanmu?” Alan bertanya.
1010.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 349 kali sebagai burung undan
Baca
+Pustaka
Bunga yang Terinjak

Bunga yang Terinjak

Yang satu adalah dunia biasa dan satunya lagi rumah jagal yang tidak diketahui. Bau darah yang pekat menyeruak dari pintu dan menusuk hidungku. Aku menggenggam kameraku erat-erat dan membuka pintu dengan berani. Di depan mata, tubuh-tubuh manusia tergantung di pengait besi, seperti babi dan domba yang disembelih, menunggu untuk dipotong. Darah menggenang kecil-kecil di lantai, memercik betisku di setiap langkah.
6.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai burung undan
Baca
+Pustaka
SANG KUPU-KUPU MALAM

SANG KUPU-KUPU MALAM

ujar seorang pria lalu menyerahkan sebuah koper berisi uang pada Cakra Birawa, ayah dari Belinda Alexandra Amani yang telah dibius pingsan. Salah satu pria itupun langsung membopong tubuh Belinda dan memasukkan kedalam mobil lalu pergi. Cakra yang tersenyum puas melihat koper penuh uang dihadapannya, “Ha ha ha ha ternyata tidak buruk juga memiliki anak perempuan yang cantik! Setidaknya aku bisa bersenang-senang sekarang!” **
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai burung undan
Baca
+Pustaka
Keris Darah Candramaya

Keris Darah Candramaya

bisik Respati pada telinga burung itu lalu melemparnya dan membiarkannya terbang di angkasa. Di sisi lain Danadyaksa yang sedang mengajari Adhinatha berlatih memanah, "Lakukan dengan benar Pangeran," ujarnya. Lalu mata elang Danadyaksa melihat sekelebatan burung merpati yang terbang dari kejauhan. Dia segera merampas busur panah yang Adhinatha pegang lalu menarik anak panah pada burung itu. Bidikannya selalu tepat dan tidak pernah meleset.
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai burung undan
Baca
+Pustaka
Godaan Berondong Nakal

Godaan Berondong Nakal

Sebelum pesawat yang mereka tumpangi benar-benar lepas landas, ibu satu anak itu mengambil gambar di area bandara dari dalam pesawat. Satu jepretan lengkap dengan view jendela pesawat dia unggah ke story wa-nya dengan caption, [Bismillah! Mencari suasana baru.] Bram yang diam-diam menelisik gerak-gerik Anes, tersenyum saat sekali-kali dia mencuri pandang ke arah Anes. Bertepatan dengan itu, notifikasi ponsel Bram berbunyi. Moment ini digunakan oleh Bram untuk melihat story wa Anes.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai burung undan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status