Nur Cahaya Cinta (Bahasa Indonesia)
"Dan aku harus berterimakasih, karena mau menunggu aku sadar dari kebodohanku."
"Habis gelap, terbitlah terang, Kak"
"Ternyata benar ya Nur, membencilah sekedarnya, mencintalah seadanya, karena benci dan cinta batasnya hanya sekulit ari saja"
Nur berdiri rapat di depan Wahyu, wajahnya mendongak menatap wajah Wahyu. Satu tangannya masih di pinggang Wahyu, tangannya yang lain mengusap lembut dada Wahyu.
인기 회차