Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bayang Di Balik Cermin

Bayang Di Balik Cermin

Farah menceritakan mimpinya dengan detail—ruangan gelap, cermin di tengah, dan sosok wanita yang keluar dari cermin. “Itu hanya mimpi, Farah,” kata Lana, mencoba menenangkan. “Kita terlalu lelah. Kadang pikiran kita memainkan hal-hal aneh ketika tubuh kita membutuhkan istirahat.” “Tapi rasanya begitu nyata,” bantah Farah. “Dan aku yakin cermin itu berhubungan dengan sesuatu yang lebih besar dari sekadar mitos.”
1.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 27 Beses bilang cahaya mimpi
Read
+Library
Aroma Dalam Mimpi

Aroma Dalam Mimpi

“Apa itu murni dari imajinasimu... atau ada sesuatu yang menginspirasinya? Karena... aku merasa pernah melihatnya. Sekilas, seperti kilasan dalam ingatanku. Di ladang lavender.” Ren terlihat terdiam sejenak, seperti mencoba menggali memori yang lama terkubur. Tatapannya menerawang, lalu ia menjawab perlahan, “Sejujurnya... sebelum aku mulai bermimpi tentang kita, aku sering mengalami mimpi aneh. Dalam mimpi itu, aku melihat seorang wanita berdiri di tengah ladang bunga, dikelilingi cahaya senja. Rasanya seperti di masa lalu... mungkin abad yang berbeda. Tapi saat itu aku hanya menganggapnya sebagai bunga tidur.”
103.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 102 Beses bilang cahaya mimpi
Read
+Library
Tersembunyi di Balik Cahaya

Tersembunyi di Balik Cahaya

Aku kedinginan. Ketika aku membuka mata, saat itu kamar gelap gulita. Jendela tidak tertutup gorden, jadi aku masih bisa melihat cahaya bulan dan lampu dari sana. Dugaanku, sekarang masih subuh. Benar saja, ketika aku melihat ponselku, memang masih pukul lima. Ngomong-ngomong, jika tidak menyadari kasur dan bantal yang kupakai berbeda, aku bahkan lupa jika aku ada di rumah Janice saat ini.
733 viewsOngoingIdinagdag sa Library 26 Beses bilang cahaya mimpi
Read
+Library
Cahaya yang Tertunda

Cahaya yang Tertunda

Tama sangat ingin pulang, injakan pedal gasnya makin dalam. Pemandangan di luar jendela berubah menjadi samar-samar bagai hamparan cahaya. Saat ini, bayangan Winda sedang menggendong putri mereka memenuhi kepalanya. Dia sangat berharap bisa segera tiba di rumah, merangkul ibu dan anak itu dalam pelukannya. Namun, saat membuka pintu rumah, adegan Winda tersenyum menyambutnya seperti yang dibayangkan sama sekali tidak muncul.
27.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 868 Beses bilang cahaya mimpi
Read
+Library
Dimanjakan sang Majikan Tampan

Dimanjakan sang Majikan Tampan

“Kamu bahagia, Aya?” Mata Cahya mengerjap menyelusuri kehangatan sorot manik hazel itu. Sungguh ini seperti mimpi. Dia wanita yang mengais nasib di dalam keterbatasan, sekarang seperti mendapati karpet merah menuju kebahagiaan.
105.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 178 Beses bilang cahaya mimpi
Read
+Library
Cinta Sagita

Cinta Sagita

~Dalam gelap sekalipun akan tetap ada cahaya harapan walau hanya setitik~ Gelap, Sagita hanya melihat gelap, tidak ada cahaya sama sekali. Ia hanya bisa mendengar duru napas dan detak jantungnya. Sagita pasrah, ia merasa mungkin kini ia telah mati. Ia merasa jika ia hanya tinggal mendengar malaikan Izrail berseru. Benar saja, beberapa saat kemudian, Sagita melihat cahaya putih. Cahaya itu terang dan terasa lembut mengenai mata, tidak menyilaukan sama sekali. Cahaya itu mendekati Sagita, seolah punya kaki. Lalu cahaya terang tersebut menggumpal dan membentuk wajah dan tubuh manusia. Sagita menarik napas dalam-dalam. Ia seperti itu wajah siapa.
1014.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 297 Beses bilang cahaya mimpi
Read
+Library
Terpaksa Menikahi Anak Majikan

Terpaksa Menikahi Anak Majikan

Terasa begitu hangat dan sangat menenangkan. Namun ia juga merasa sangat terkejut atas perubahan sikap lembut pria itu padanya. "Ya Tuhan ... apakah aku sedang bermimpi? Jika, memang ini hanyalah sebuah mimpi. Aku mohon jangan biarkan aku terbangun ya, Tuhan. Karena aku tidak ingin jika aku telah terbangun nanti, Kak Langit akan kembali bersikap dingin lagi padaku, Tuhan," batin Cahaya.
1014.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 347 Beses bilang cahaya mimpi
Read
+Library
Dia Ayahku, yang Membuat Ibuku Gila

Dia Ayahku, yang Membuat Ibuku Gila

tanya Ary tak percaya, baginya Cahaya baik-baik saja, wanita itu tak pernah menunjukkan gelagat depresi kecuali kalau sedang kelaparan tapi orang yang kelaparan bukan berarti harus masuk RSJ bukan? “Bukan begitu jangan salah paham, Cahaya hanya terluka karena kenyataan yang dia hadapi tak seperti harapan, dia hanya kecewa pada keadaannya saat ini dan tidur yang cukup membuat tubuhnya segar dan bisa berpikir jernih.”
106.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 197 Beses bilang cahaya mimpi
Read
+Library
My Dearest Cahaya

My Dearest Cahaya

“Kamu ingat siapa namamu?” “A …” mulut Aya masih terbuka, tapi tidak bisa melanjutkan apa yang telah ia katakan. Gadis itu terlihat gelisah, menggelengkan kepalanya hingga berkali-kali lalu berhenti. Menatap Tara dengan serius. “Kamu tadi, manggil aku, apa?” “Cahaya.” “Jadi … namaku Cahaya?” tanyanya dengan kerjaban polos. Ratu dan Isti kompak menutup mulut terbuka mereka, dengan kedua tangan. Sedangkan Rei, semakin menatap iba dengan kondisi gadis itu.
10145.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.9K Beses bilang cahaya mimpi
Ipakita ang mga Review (46)
Read
+Library
Liz Kusnandar
udh lama baca cerita MDC ini, tp gak d lanjut..b'coz sempet bapeeerrrr gegara gak rela Aya ny d p****** sm Astro... eh tp makin kesini makin penasaran jd pngen ng read lg... Karya mba beb yg satu ini... emang selalu the best pokonya... ter lope lope
Nery Li
good story, tapi kok aku ga mudeng ya disini, bintang suami pertama sinar, tapi kok asa bisa jd kakak aya. trus di imperfect love, anak sinar ada yg perempuan, tapi disini anak sinar hanya aya yg perempuan jelasin donb Thor hehehe
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status