Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SCANDAL

SCANDAL

[“Tadi itu ada tanah longsor di pertambangan kita, katanya ada beberapa karyawan yang terjebak di dalam pertambangan. Itulah kenapa, aku harus ke sini cepet-cepet, untuk mastiin mereka nggak kenapa-kenapa, begitu.” “Oooh, jadi itu alasannya,” sela sang istri spontan. Tsabitha jadi merasa tidak enak dengan sang suami, setelah tahu alasan yang sebenarnya, kenapa dia harus pergi ke Kalimantan. “Aku ‘kan nggak tahu, aku nggak tahu kalau ada kecelakaan di sana,” ujarnya lirih dan malu-malu. [“Jadi kamu maafin aku?”] tanya Moreno sambil menyeringai lebar.
1011.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 418 Beses bilang calamity
Read
+Library
Castle

Castle

” ”Aku tidak bisa! ”Ini lebih berbahaya daripada perampokan atau pemberontakan biasa. Kau tahu? kastil itu tidak pernah puas atas wilayah kekuasaannya. Jika dia menang, semua akan dirampas olehnya. Wilayah, harta dan kekuasaan akan menjadi miliknya. Raja dan Para Bangsawan akan dijadikan budak di kastilnya. Sungguh sangat menyeramkan jika dibandingkan dengan Iblis sekali pun. Kastil itu bernama Chivalry, dia mempunyai Raja bernama Cedric. Raja Cedric ini sangat licik. Dia akan mencari cara agar terjadi pertempuran, jadi besar kemungkinan dia akan melakukan adu domba antara Kastil Burchard dan Kastil Grissham. Dia lebih menyukai perpecahan. Sepertinya, Raja Cedric menginginkan wilayah itu kem
104.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 107 Beses bilang calamity
Read
+Library
Kecelakaan dan Penyesalan

Kecelakaan dan Penyesalan

"Aku kejam? Bukankah itu semua yang kamu ajarkan? Aku pembunuh? Hari kecelakaan itu, bukankah Ibu yang panggil semua dokter ke kamarku sampai dia nggak bisa dioperasi tepat waktu? Kalau bukan karena Ibu, apa aku bisa begitu mudah membunuhnya?" Perkataan Lusvira menusuk hati Ibu seperti jarum baja. Tubuh Ibu menjadi kaku, seolah seluruh kesalahan masa lalu melilit jiwanya. Dia disiksa rasa bersalah yang menghantamnya dengan keras, penyesalan terhadapku perlahan merayap ke hatinya.
51.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.3K Beses bilang calamity
Read
+Library
Betrayal

Betrayal

Rasanya, Callis tidak akan sanggup jika harus menampung kebencian Victor lebih besar dari saat ini. “Aku merindukanmu,” ujar Callis secara tiba-tiba. Callis seperti memiliki dorongan yang kuat untuk memeluk Victor untuk saat ini. Apabila di negaranya, hal yang sedang terjadi pada Callis disebut dengan “ngidam”. Ngidam merupakan suatu fenomena yang umum terjadi pada ibu hamil yang sedang berada dalam emosi yang tidak stabil “Tolong bantu mama ya, Nak. Sekarang Cuma ada kita berdua. Jangan rewel-rewel ya.”
106.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 144 Beses bilang calamity
Read
+Library
Bencana Termanis

Bencana Termanis

Ia yakin ada sesuatu yang masih di sembunyikan. “Tidak sesederhana itu, Rak. JN Corp. sedang dilanda badai dan nyaris gulung tikar. Ada penggelapan dana hampir 1M dan banyak supliyer yang mogok karena kita belum membayar bahan pokok yang masuk ke perusahaan. Aku sebagai satu-satunya penerus tentu tidak bisa tinggal diam. Salah satu cara adalah dengan menikahi putri sulung Adhitama. Meskipun sejujurnya, aku tidak tahu alasan di balik itu semua. Aku hanya menjalankan apa yang bisa membantu perusahaan ini.” Penjelasan Levin membuat Raka terperangah. Ia baru satu tahun di Kanada dan sudah terjadi banyak hal. Rasa salah menyusup di dada Raka. Seharusnya dia bisa membantu Levin mempertahankan peru
102.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 72 Beses bilang calamity
Read
+Library
Revenge

Revenge

Binatang itu kesakitan, namun dia tetap berusaha untuk menyerang Gendis. Gendis berusaha merangkak menjauh dari binatang yang menyerangnya, ketika Blacky kembali menyerangnya, Gendis siap mengahunkan pisau ke arahnya. "Aaaaa ...." teriak Gendis. Blacky roboh, dan jatuh ke tanah bersamaan dengan teriakan Gendis. "Maafkan aku Blacky, telah melukaimu. Aku yakin kamu akan sembuh," ucap Gendis setelah melihat binatang itu jatuh ke tanah.
108.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 332 Beses bilang calamity
Read
+Library
DENDAM

DENDAM

"Aku tidak tahu bagaimana masa lalumu. Tapi satu hal yang harus kamu pahami, penyesalan selalu datang terlambat. Jangan mau di kuasai setan, nanti kamu akan menyesal." Alia tertawa lepas. "Sudah ah, selamat beristirahat." Alia melangkahkan kaki, menuju keluar kamarku. Alia benar-benar mengerikan, entah apa yang Alia katakan, hingga membuat Ibu Mumun jatuh stroke seperti sekarang ini. ________ Saat semua tidur, aku bergegas memasang cctv di setiap sudut. Kebetulan cctv yang aku beli sangat kecil, jadi tidak mudah di ketahui, bahwa rumah ini sudah kupasang cctv.
1024.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 692 Beses bilang calamity
Read
+Library
Takdir

Takdir

Dan benar saja ada bekas memerah di tangan Aqilla. Maxime jadi merasa bersalah. "Eh maaf sumpah gak sengaja," "Bodoamat!" Rasanya Aqilla ingin memukul Maxime sekarang tapi masih ia tahan karena berperi kemnusiaan. Aqilla langsung pergi begitu saja meninggalkan Maxime. Tapi baru satu langkah hujan turun begitu deras. "Nahkan apa gue bilang? Ujan kan?" sindiri Maxime yang sedang menyender di tiang halte.
2.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 97 Beses bilang calamity
Read
+Library
Sumpah Terkutuk

Sumpah Terkutuk

Sumpah Terkutuk bab 10 Bibir Vino tersunging, saat menyaksikan seorang perempuan yang tak henti-hentinya tertawa senang atas apa yang akan diperolehnya setelah ia bisa keluara dari kurungan itu. "Dasar, perempuan semua sama saja! Tidak peduli dengan keselamatan nyawa dan harga dirinya, bila sudah melihat harta yang melimpah di depan matanya," gumam Vino kesal.
9.83.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 106 Beses bilang calamity
Read
+Library
CALON TUMBAL

CALON TUMBAL

tanyanya, tetap fokus pada jalan. "Hari ini ada kejadian buruk... ada mahasiswa yang bunuh diri di kampus. Dia lompat dari atap," ucap Selena pelan, suaranya bergetar. Nicholas menghela napas dalam. "Astaghfirullah... Innalillahi." "Sampai sekarang jantungku masih deg-degan. Rasanya ngeri banget, Bang. Aku lihat sendiri tubuhnya waktu jatuh..." Selena menggigit bibir, mencoba menahan bayangan mengerikan itu.
102.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 59 Beses bilang calamity
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status