Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kiss The Antagonist

Kiss The Antagonist

Kemudian beberapa detik setelahnya, pria itu perlahan mengangkat kepalanya dan menatap langsung ke arah kamera. Senyuman tipis muncul di sudut bibirnya, senyuman yang terasa seperti sebuah provokasi, seolah ia tahu siapa yang akan melihat rekaman itu. Lalu gambar itu mendadak dipenuhi gangguan statis... dan rekaman segera terputus. Untuk beberapa saat Xeyren tak berkata apa-apa, sebelum akhirnya ia berbicara dengan suara rendah yang dingin, dan jauh lebih berbahaya daripada biasanya.
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 288 kali sebagai cameraman x speaker man
Baca
+Pustaka
TERIKAT PERJODOHAN

TERIKAT PERJODOHAN

Arrrgh! Dimana letak kameranya? Siapa yang memegang kendali alat perekam itu? Xavier mau dada-dada sembari mengibarkan sempak bergambar Superman miliknya. ‘Nggak kuat gue, huwaaa!!’
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai cameraman x speaker man
Baca
+Pustaka
Rahasia Kekayaan Sang Barista

Rahasia Kekayaan Sang Barista

"Panggil saja Clara..." Sekilas Xaneder tertegun, mendengar suara dan kata-kata yang misterius ditelinganya. Namun... Xander baru saja hendak mengangguk ketika tiba-tiba kilatan blitz kamera menyala, mengejutkannya. SRRT SRRRT "Tahan pose itu! Aku akan mengambil gambar sekali lagi!" teriak seseorang dari kerumunan yang berjajar di sepanjang pembatas di karpet merah, membuat Xander tersadar.
1037.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai cameraman x speaker man
Baca
+Pustaka
Menikah Karena Visa

Menikah Karena Visa

Senyum profesionalnya tak pernah lepas, meski tubuhnya sudah cukup lelah. Daniel sendiri berdiri tak jauh darinya, sibuk berbicara dengan panitia festival. Tiba-tiba… "Elena Santoso?" Sebuah suara pria menyapa dari samping. Elena menoleh. Seorang pria muda, dengan rambut ikal yang rapi, mengenakan jas kasual dan memegang kamera kecil di tangan kanannya. "Iya, saya Elena," jawabnya ramah, walau sedikit bingung.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai cameraman x speaker man
Baca
+Pustaka
Budak Cintamu : Istri Tawanan Bos yang Paranoid dan Berkuasa

Budak Cintamu : Istri Tawanan Bos yang Paranoid dan Berkuasa

"Kalau begitu, mari kita pergi dan mewawancarainya. Aku harap pria ini mau berbicara dengan kita!" Saat influencer itu berjalan beberapa langkah ke depan dia baru sadar jika juru kamera yang memegang ponselnya tidak mengikutinya. Dia berbalik dan berkata, "Ayo, apakah juru kamera kita sudah terlalu lelah untuk berjalan?" "Itu ... Dia adalah Yi Jinli. Orang itu adalah Yi Jinli ..." Sebuah suara bergetar terdengar dari juru kamera yang memegang ponsel.
9.61.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45.5K kali sebagai cameraman x speaker man
Tampilkan Ulasan (290)
Baca
+Pustaka
Sun Shine
"Percuma tampan tapi penyakitan! Dia juga bodoh dan miskin!" Begitulah orang-orang mencemoohnya. Dia adalah seorang pemuda bernama Green Williams. Bagaimana jika kamu memiliki suami seperti Green? Penyakitan, lamban dan selalu bergantung padamu. Mari ikuti kisahnya dalam judul :[Suami Tak Sempurna]
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Dikira Pecundang, Ternyata Jenderal Perang

Dikira Pecundang, Ternyata Jenderal Perang

“Siapa mereka?” Suara di video itu kemudian terdengar. Seorang pria yang tidak terlihat wajahnya berbicara dari belakang kamera. “Ulangi lagi apa yang kalian katakan tadi.” Wajah Virgo terlihat pucat. “Aku … aku akan bicara,” Virgo berkata dengan gugup. Dean menatap ke arah kamera dengan wajah dipenuhi oleh rasa takut.
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai cameraman x speaker man
Baca
+Pustaka
Young Marriage

Young Marriage

Mereka tampak melihat kamera, menyunggingkan sebuah senyuman tipis, memperlihatkan betapa berwibawanya mereka. Setelahnya, berbagai macam gaya telah mereka lakukan, sehingga menghasilkan foto yang diinginkan. Mereka tampak puas dengan hasil pemotretannya. Tidak menunggu lama, semua alat musik telah terjajar rapi. Xenon berdiri di depan, memegang gitar kesayangannya. Di belakangnya ada Wolfram telah memegang stik drum, Nico dan Nicolas yang sudah siap dengan gitarnya. Cameramen telah siap di depan, samping, dan belakang mereka. Lighting telah terpasang rapi di atas sana. Alunan musik mulai terdengar dengan indah, suara merdu mulai masuk menyapa indra pendengaran mengalun sempurna. Xenon menya
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai cameraman x speaker man
Baca
+Pustaka
Tuan Muda Menyebalkan!

Tuan Muda Menyebalkan!

Kamera yang ada di genggaman lelaki itu pun terhempas dari genggaman. "Argh!" keluh si pria ketika menyadari camdignya terhempas. Mata sipit Xiu membulat kala melihat kamera digital yang menurutnya barang mewah itu terjatuh karena dia menabrak laki-laki itu. "Ma-maaf," capnya dengan bibir gemetar.
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai cameraman x speaker man
Baca
+Pustaka
Ibu Susu Untuk Bayi Tuan Sean

Ibu Susu Untuk Bayi Tuan Sean

Sumber suara adalah seorang pria dengan jas hitam rapi dan langkah mantap. Jerry berdiri tegak dengan kedua tangan yang menyilang di depan dada. Tatapannya tajam menyapu sekeliling, lalu ia mendekati para wartawan yang sudah siap dengan kamera dan mikrofon mereka. "Hapus semua rekaman dan foto yang kalian ambil sekarang juga. Jika tidak, kalian tahu sendiri apa risikonya. Percayalah, pekerjaan kalian bisa lenyap lebih cepat dari kedipan mata."
8.58.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 348 kali sebagai cameraman x speaker man
Baca
+Pustaka
Terpaksa Kuterima Lamaran Sahabatmu

Terpaksa Kuterima Lamaran Sahabatmu

ucap Pak Rahman tanpa basa-basi. "Bisa, Pak Rahman. Silakan!" Selanjutnya orang yang memegang kamera yang bertugas sebagai kameramen mengambil posisi. Menyalakan kamera dan mulai merekam tentu saja atas arahan satu orang lainnya yang berbaju senada dengan Pak Rahman. Sepertinya orang itu team sukses dari Pak Rahman.
1026.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 579 kali sebagai cameraman x speaker man
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status