ISTRIKU CANTIK, ISTRIKU CERDIK
Raga itu lelah jika harus berhadapan dengan Siska, entah kekuatan mana yang bisa menyedotnya sampai habis sehingga Rini malas untuk meladeninya.
Kepala mulai berdenyut hebat dan tiba-tiba terasa sakit. Perlahan dipijitnya dengan penuh penekanan berharap rasa sakit itu hilang. Namun, naas justru rasa pening yang mulai menjalari seluruh otot leher menjadi tegang dan menjadikannya lemah tak berdaya.
"Dasar kampungan, kamu itu orang kota tapi kok punya ot-ak yang pas-pasan. Sudah diajak bicara, tapi masih saja bersikeras bagaikan batu," maki Bi Karti.