Pacar Toxic
"Terus, aku harus bagaimana?"
"Kok, bagaimana? Ya putusin aja, apa susahnya, sih! Denger ya, Luk! Kamu bisa dipecat gara-gara masalah ini. Oke lah kamu bisa nyari kerjaan lain, di tempat baru, dengan orang baru yang tidak tahu menahu masalah ini. Tapi kalau kamu masih pacaran sama cowok "sakit" itu, kamu bakal terus dapat masalah. Percaya aku, deh. Dah, putusin aja! Mau sampai kapan kamu kayak gini? Pacar toxic dipelihara, mending dieempanin ke kandang buaya aja!" ucap Diani berapi-api, sementara aku hanya bisa menelan ludah. Persis anak kecil yang diomelin maknya, gegara telat pulang main.
"Tapi aku takut, Di. Kalau aku putusin dia, takutnya dia nekat. Kan, kamu tahu sendiri dia seperti apa
Sikat na Kabanata