Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Athanasia

Athanasia

Arsa yang melihat keduanya hanya mengukir senyum tipis. "Cari cewe kek lo pada, liat tuh Gibran asik sama Tamara. Masa lo berdua mau terus-terusan jadi nyamuk buat gua sama Gibran," tutur Arsa. Kedua manusia aneh mendecak kesal ke arah Arsa, "Ya cariin dong anjir, lo ga kasian sama gua dan Radit yang kelamaan menjomblo ini. Karatan nih gua," ucap Satria.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai cerita asmara membara
Baca
+Pustaka
Misteri Asmara Bella

Misteri Asmara Bella

ucap Arsen mengambil permen Naya dan membuka bungkusnya lalu menyerahkan kepada si pemilik. "Terima kasih, Arsen," ujar Naya tersenyum lucu. Belum sempat mereka memasukkan permen itu ke mulutnya, suara ledakan terdengar begitu nyaring. Disusul dengan teriakan dan pengunjung taman yang berhamburan tidak tentu arah. Riri membuang permen miliknya. Menatap sekitarnya dengan mata menyipit guna mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.
108.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai cerita asmara membara
Baca
+Pustaka
Asmara di Kehidupan 303

Asmara di Kehidupan 303

Ya, meski kemunculan Mbayang juga membuatnya harus kembali merasakan luka hati yang tak kunjung mengering. “Saya mohon maaf bila cerita saya membuat Guru, tidak berkenan,” Mbayang yang mulai bisa bergerak jadi merasa tidak enak hati menceritakan asmara terlarang Nyi Dewi dan Permana. “Ha ha, sudahlah. Dulu aku adalah pendekar pedang yang cukup di segani. Bertahun-tahun aku terus berlatih dan menciptakan jurus-jurus pedang, hingga aku jatuh cinta dan akhirnya terluka,” Ki Bayu Seta menjelaskan kilas hidunya sambil tertawa getir.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai cerita asmara membara
Baca
+Pustaka
DINGINNYA SUAMIKU

DINGINNYA SUAMIKU

Meskipun amarahku mereda, alasan Arsya tidak sepenuhnya aku percaya. Tiga hari dia menginap di Jogja karena katanya ada tulang pipi yang retak. Aku hanya bisa menertawakan laki-laki lemah seperti Arsya itu. Namun, kenapa Amanda bisa begitu mencintainya? Apa kelebihan laki-laki itu? Masabodo!
8.346.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai cerita asmara membara
Baca
+Pustaka
HYANG YUDA

HYANG YUDA

“Kenapa kamu menanyakan hal itu, Sasarada?” “Mendengar hubungan yang kumiliki dengan makhluk yang bernama Mahamara dan mendengar kisah masa lalunya saat hidup sebagai manusia, aku merasa sedikit iba padanya. Rasa iri dan rasa cemburu yang menumpuk, keinginan yang tidak pernah didapat, cinta yang tidak bisa dimiliki serta kematian yang tragis. Bukankah takdir hidup yang dimilikinya benar – benar menyedihkan?” Hyang Amarabhawana tersenyum kecil sebelum menjawab pertanyaan Sasarada itu.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai cerita asmara membara
Baca
+Pustaka
Asmara Ibu Asrama

Asmara Ibu Asrama

Darma melengkapi kalimatnya. "Oke," ucap Astri. Astri melangkah menjauh dari mobil Darma. Kendaraan itu pun melaju meninggalkan sekolah. Astri cpeat-cepat ke kamar, lalu di sana dia menelungkup di bawah bantal. Dia mengomel tidak karuan mencurahkan rasa kesal yang sedari tadi dia simpan. "Lagi-lagi aneh. Kenapa aku harus terjebak dengannya?! Aku ga mau nikah sama pengacara tidak jelas itu!" Astri melepas marah yang bertumpuk di hati.
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai cerita asmara membara
Baca
+Pustaka
Terjebak Asmara Tuan Muda Posesif

Terjebak Asmara Tuan Muda Posesif

"Pelankan suaramu. Saat membaca ini kau pasti terkejut. Itu sebabnya aku mengecilkan suara. Bu Citra, mertuamu, tidak boleh tau karena bisa membuat emosinya tak stabil." Surat yang dibawanya berukuran kecil. Azkara mulai membacanya. Dia terkesiap. Sudah tentu marah. Istri tercinta menulis kata perpisahan dan ingin menikah lari dengan pria lain. "Bagaimana Meika bisa berbuat seperti ini!" bentak Azkara.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai cerita asmara membara
Baca
+Pustaka
Asmara dalam Prahara

Asmara dalam Prahara

Apresiasi kalian menjadi motivasi terbesar bagi Penulis untuk menyelesaikan novel yang sempat mangkrak berbulan-bulan ini. Sekadar informasi, bagi kalian yang sudah melakukan subcribe Asmara dalam Prahara di bawah April 2022, silakan melakukan subscribe ulang (unsubscribe lalu subscribe kembali). Agar kalian bisa menikmati revisi termutakhir dari novel ini. Semoga amanat dan pesan diterima dengan baik. Semoga hal-hal yang kurang berkenan dan bermanfaat bisa dimaafkan. Jika ada yang ingin disampaikan, jangan sungkan tinggalkan komentarnya. Jangan lupa follow I*******m Penulis untuk mendapatkan informasi terkini tentang karya Penulis lainnya.
1019.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 685 kali sebagai cerita asmara membara
Baca
+Pustaka
Asmara Terlarang di Kereta Api

Asmara Terlarang di Kereta Api

Itu pasti sejenis obat terlarang yang tidak boleh dijual bebas. Ternyata Anita sudah lama mengikuti kegiatan ilegal seperti itu. Cara mereka bersenang-senang pasti sangat keterlaluan. Orang jahat tentu akan menerima balasannya. Pada akhirnya, mereka hancur karena perbuatan mereka sendiri. Suatu hari, aku sedang pergi jalan-jalan dengan pacar baruku. Aku tidak sengaja bertemu dengan Yoga yang sudah lama tidak kulihat. Wajahnya tidak lagi tampan, tubuhnya terlihat jauh lebih kurus.
4.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai cerita asmara membara
Baca
+Pustaka
Niat Menyamar Malah Dilamar

Niat Menyamar Malah Dilamar

ucapku sambil mengusap perutku yang mulai membuat dada ini sesak. "Lintang! Ini sungguh keajaiban dunia!" teriaknya senang setelah gerakan mereda. Aku dipapah kembali ke sofa, lama berdiri membuat pinggangku pegal. Kami berbincang kembali seputaran si Kembar. "Li-Lintang! Kamu berdarah!" teriak Mahardika.
1050.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai cerita asmara membara
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status