Takdir Kita Tak Pernah Terhubung
Di kehidupan lain, meskipun ia tidak menyadarinya sebagai demikian,
Larissa pernah menangis terbuka, berpegangan pada pembantunya, memohon dengan kedua matanya agar dirinya menghentikan sesuatu yang tak bisa dihentikan.
Anto juga pernah menunggang di sisinya kala itu, diam dan muram, yakin bahwa keteguhan adalah satu-satunya hal yang bisa ia berikan.
Namun kali ini, ia tidak menangis.
Saat Anto kembali ke ibu kota, senja telah berganti malam.
Ia mendekati tempat tidur dan mengulurkan tangan untuk membuka kerudung pengantin … dengan tangan yang terasa aneh, jauh, seolah tak sepenuhnya lagi mematuhinya.
Bab Populer