Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bukan Cerita Dongeng

Bukan Cerita Dongeng

Hai readers, cerita ini hanya fiktif belaka ya. Kalau ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan. Semoga suka, selamat membaca🤎 xxx "Kalian mau bahas apa sih?" Sesuai tebakan Wafa, pasti Kakaknya akan bertanya itu. Jadi, lebih baik poin 'ingin bahas apa sih' lebih disorot dibandingkan poin 'yang tadi malam sebelum kita melakukan'
18.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 590 kali sebagai cerita cafe
Baca
+Pustaka
BASTARD IN THE BUS

BASTARD IN THE BUS

“Okay, then. Ayo, kita ke meja.” Wangi khas kopi tercium di dalam kafe mengiringi suara orang-orang bercengkrama. Sarita menikmati cheese cake bersama Abimanyu dan Sandra. Mungkinkah malam ini ia bisa menceritakan tentang Didit pada sahabatnya? Sarita kelihatannya asyik menikmati malam ini, dan lagi, rasanya tak enak jika harus bicara berdua sementara ada Sandra dan Abimanyu. Sejenak ia teringat sesuatu; menelepon Didit. Diraihnya hand phone dari dalam tas, namun sebelum memencet tuts, nama lelaki itu muncul di layar. Speak to the devil!
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai cerita cafe
Baca
+Pustaka
DI KEHIDUPAN KEDUA, AKU TAK AKAN TUNDUK LAGI!

DI KEHIDUPAN KEDUA, AKU TAK AKAN TUNDUK LAGI!

“Eits… jangan dulu. Ada yang mau aku bicarakan mai pergi saja.” Kania melepas kasar genggaman tangan Erga di tangannya. Sungguh laki-laki ini menguji kesabarannya. “Bagiamana menurutmu konsep cafe ini?” Tanya Erga mulai serius saat meliat Kania akan meledak marah. “Bagus,” jawab Kania singkat. “Syukurlah,” kali ini yang menjawab Refal bukan Erga. “Ini cafe milik keluarga Refal,” jelas Erga saat melihat wjaha keherananan Kania.
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai cerita cafe
Baca
+Pustaka
Mantanku Seorang ASN

Mantanku Seorang ASN

Ya, resiko kalau kost campuran kan emang seperti ini. “Eh di depan swalayan PS ada caffe yang baru buka lho. Ada banyak diskon di sana. Belum makan kan, mbak. Nyoba ke caffe itu yuk,” ajak Taka yang duduk di kursi dari bambu. Kursi yang tadi sore dipakai duduk Wuri dan Ifan. Wuri meliriknya sebentar. “Ke sana aja.” jawabnya, tak berminat.
1025.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 717 kali sebagai cerita cafe
Baca
+Pustaka
Hadiah Madu Untuk Suamiku

Hadiah Madu Untuk Suamiku

gelak tawa terdengar berbarengan dengan langkah mereka yang mulai memasuki pintu caffe. Caffe mungil bernuansa orange serta beberapa miniatur unik terpajang di setiap sudut ruangan, menjadikan suasana lebih tenang dan nyaman. Caffe Mangga, adalah caffe terenak dan terfavorit bagi Rena dan Inda. Tak jarang mereka datang hanya untuk menyeruput expresso dan matcha latte racikan pribumi berwajah Eropa di caffe itu. “Helo Nona Rina...” Sapa salah satu barista yang sudah hapal dengan Rena.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 238 kali sebagai cerita cafe
Baca
+Pustaka
Dua Titik (Dilamar CEO Dinikahi Dosen)

Dua Titik (Dilamar CEO Dinikahi Dosen)

***** Di sebuah cafe yang berada di pusat kota dengan desain klasik bergaya Eropa, bercat perpaduan berwarna coklat tua dan putih terlihat indah dan sejuk untuk para pengunjung yang menghabiskan waktu santainya di tempat itu. Dari puluhan pengunjung cafe itu ada sekelompok grup wanita terdiri dari empat orang sedang berbincang-bincang hangat. "Kamu serius, Dah. Kalau Riri sekarang lumpuh?" tanya seorang wanita cantik memakai baju berkerah tinggi. "Coba kalian cek di browser, nama penyakit nya kalau tidak salah Myasthenia Gravis," terang Indah sambil meraih gelas yang berisi kan milkshake untuk diminumnya.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai cerita cafe
Baca
+Pustaka
The Shark's Baby Sitter

The Shark's Baby Sitter

Hal itu adalah salah satu dari cara branding untuk bisnis cafe tersebut, seperti yang sering dipraktikkan di cafe yang tersebar di sekitar kawasan universitas ataupun kampus di negara bagian Victoria, Australia ini. Masalahnya lain lagi jika coffee cafe itu tak menyediakan buku bacaan di beberapa sudut ruangannya, seperti di rak-rak buku ataupun beberapa spot meja dengan kursi berbentuk bubble untuk duduk santai. Pemandangan yang mencerminkan hal itu merujuk pada satu meja yang tepat berada paling tengah, meja dengan gunungan buku-buku yang jika disusun dengan sangat benar akan membentuk sebuah piramida besar Khufu di Giza, Mesir. Wow, hiperbola sekali perumpamaannya masuk tujuh besar keajai
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai cerita cafe
Baca
+Pustaka
Godaan Nakal Brondong Manis

Godaan Nakal Brondong Manis

Mereka bertiga berfoto dihadapan cermin dengan beberapa gaya. "Yuuk girls, lets gooo." Teriak Cassandra bersemangat. Jam 05.30 mobil Caroline meluncur di jalanan padat menuju Caffe Raflesia, Caffe bergaya a la jepang. "Silahkan menunya kak." Seorang pelayan datang dengan 2 buku menu. Lalu pergi setelah Caroline menerimanya. "Pesan apa gaes?" Caroline meletakan menu makanan di meja untuk dilihat bersama.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai cerita cafe
Baca
+Pustaka
Pengantin Pengganti untuk Suami Buruk Rupa

Pengantin Pengganti untuk Suami Buruk Rupa

Ia sendiri tidak mengerti kenapa hatinya memilih opsi yang sulit seperti ini, tapi saat membayangkan wajah lucu itu, Ed perlahan paham. Ia ingin melihat wajah Javier lagi. Meski bukan Javier, tapi Ed ingin melihat senyum ceria milik bocah itu. *** “Cassa Nueva– Books and Beverage.” Ed bergumam membaca nama cafe yang terukir memakai huruf sambung berwarna kecoklatan berkilau itu. Simpel dan elegan. Namun konsep cafe itu membuat Ed heran, karena tidak biasanya ada yang menyatukan konsep cafe dengan buku.
1077.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai cerita cafe
Tampilkan Ulasan (38)
Baca
+Pustaka
ENY YULIKA
Kalo tentang ide cerita setiap novel pasti memiliki keunikan tersendiri. Tapi tentang kekuatan bahasa novel ini adalah yang terbaik yang pernah saya baca. Author jelas memiliki kecerdasan tingkat tinggi yang tidak bisa saya bayangkan dari mana dia mendapatkannya. Satu kata "terima kasih"... .........
Rasmiyati
Aku baca beberapa bab dan masih belum selesai, tapi sejauh ini ceritanya bagus dan kebawa emosi dan perasaan juga, bagian paling berkesan sih dimana Ruby gak menyerah dan tetap pada pendiriannya bertahan sama Eduardo yang selalu bersikap kasar padanya.
Baca Semua Ulasan
TURUN RANJANG

TURUN RANJANG

Ia menggunakan kata ganti ‘aku’ karena Aila yang pertama memulai, jadi Sera ikut menyesuaikan agar tidak terkesan tak acuh. “Aku tahu kafe di sekitar sini yang cukup enak makanannya dan nggak terlalu ramai, ke sana sama aku, ya, Mbak?” tawar Aila dengan senyum terpatri. Sera tidak kuasa menolak. Dengan berjalan kaki, mereka sampai di kafe bernama Camellia. Bangunan mungil yang tempatnya asri. Sera takjub menemukan tempat cantik itu di pelosok Jakarta.
9.9881.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22.0K kali sebagai cerita cafe
Tampilkan Ulasan (211)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Es merah delima
Aku baca uda selesai, jujur agak kesel sama author kenapa porsi pihak ketiga Edo ga gitu banyak, lbh byk porsi Ardhi & ex nya. Ga adil aja . Cewenya nerima idup di kurung, blm explore idup.. kesell aku gregetan aja cewenya ga ada pengalaman cinta dipantek sama laki yg ada trauma..
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status