Gairah Liar Pernikahan
Suaranya tetap tenang, padahal ia ingin sekali membanting meja.
Chaca mengusap pipinya, air mata jatuh deras tanpa bisa dibendung. “Kami bertemu di luar negeri, Bu. Semua terasa indah saat dia bilang ingin hidup bersama saya. Saya bahkan menyerahkan semuanya padanya. Saat tahu saya hamil, dia janji akan tanggung jawab. Dan saya percaya. Tapi tiba-tiba … dia menghilang. Nomornya tak bisa dihubungi. Saya sendirian. Uang saya habis. Saya bahkan tidak bisa pulang. Saya harus bekerja sambil menahan sakit kehamilan …” Suaranya tercekat, bibirnya gemetar. “Saya keguguran, Bu. Bayi saya meninggal … karena saya terlalu memaksakan diri bekerja.”
Bab Populer