Sungguh Nikmat Jadi Tabib Desa!
"Terserah mau percaya atau nggak. Ini ilmu bela diri. Lihat baik-baik, nggak ada apa-apa di tanganku. Aku mau menunjukkan keajaiban."
Sambil bicara, Dhana mencengkeram udara dengan kelima jarinya. Gerakannya sangat lambat.
Lalu, dalam sekejap, sebuah botol muncul di tangannya.
Botol itu kecil, hanya sedikit lebih besar dari ibu jari.
Botol itu berisi cairan yang jernih dan berkilau.
Ketiga orang itu melotot, seketika heboh.
"Astaga, benar-benar berhasil."