Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dikira Miskin Saat Pulang Kampung

Dikira Miskin Saat Pulang Kampung

"Datang-datang malah marah-marah nggak jelas. Jangan sampai jilbabmu membuat kesan buruk karena sikap kamu yang begini ...." "Jangan bawa-bawa jilbab, Mbak!" sela Gina marah. "Sikapku tidak ada hubungannya dengan jilbab yang kupakai. Aku memang bukan wanita baik, tapi berjilbab adalah kewajiban bukan?" "Ada apa sih ribut-ribut?" Kusaini datang dari arah kamar. Dia menggendong Pandu dan mendudukkan putranya di depan bayi Felisha yang saat ini sedang lelap di depan TV.
9.11.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36.1K kali sebagai cerita jilbab seru
Tampilkan Ulasan (83)
Baca
+Pustaka
Lengkunglangit
dr sekian banyak karakter, paling empet baca season Sea. Bu Diah Bu Eni msh ketawa, konyol aja ada org yg begitu .... Sea msh muda, berpendidikan, cantik, punya keluarga yg sayang bgt. tp kelakuannya minus ...
Ayusqie
Di luar hujan, numpang neduh ya kak author. Siapa tau kaka2 di sini mau neduh juga di karyaku, judulnya SUSAHNYA JADI MAS JOKO, author Ayusqie.        Pecah nih, kak. Romancenya bikin ngilu, kocaknya menggelitik, n sedihnya bikin mewek. Silahkan mampir ya kak. Terima kasih kk author dan kk2 semua.
Baca Semua Ulasan
Jodoh Yang Dinanti

Jodoh Yang Dinanti

Termasuk Araya, meskipun dengan setengah hati, gadis itu tetap menurut. Beberapa kali Araya berdecak pelan, ia bahkan masih kesusahan memakai peniti di jilbabnya. Karena habis kesabaran, gadis itu pun kembali melepas jilbab putih—yang Adnan berikan padanya—kemudian melemparnya ke atas kasur. Lalu duduk seraya menunduk. Memainkan jemari sambil cemberut. "Nih, pakai jilbab ini aja. Biar gampang," ujar seorang wanita paruh baya seraya mengulurkan hijab instan berwarna putih padanya.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai cerita jilbab seru
Baca
+Pustaka
Pewaris Tunggal Pura-pura Miskin

Pewaris Tunggal Pura-pura Miskin

Aku dan Jannah hanya melongo saja tanpa menjawab lagi kata-kata mereka. "Apa benar kita serasi?" "Coba kita bercermin, serasi enggak?" tanyaku balik. "Menurutmu?" "Serasi, sih." Jannah tak menjawab. "Jilbabnya yang ini saja ya? cocok kayaknya di wajah kamu serasi dengan gaunnya." Aku mengambilkan jilbab yang warnanya serupa pula dengan gaunnya. Tanpa banyak tanya, Jannah kembali lagi masuk ke dalam ruang ganti untuk mencoba jilbabnya.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai cerita jilbab seru
Baca
+Pustaka
ROMAN CINTA YUSUF DAN HASSA

ROMAN CINTA YUSUF DAN HASSA

* Malam hari, kalau aku kenakan jilbab plisket yang baru kubeli dari sebuah online store, gamis dengan lapisan kain yang cantik, serta sebuah Bros menghias di bagian depan jilbab. "Kamu mau ke mana Nak?" Tanya ibu yang melihat kau dengan tatapan berbinar ketika turun dari kamar. "Mau ke pembukaan pentas seni Bunda." "Kayaknya kamu ingin bertemu dengan seseorang spesial sehingga terlihat sangat cantik." "Gak kok Bund, aku pergi sama Reka Firda dan Santi." "Ah, jangan percaya Bund, dia pasti bohong," timpal adikku yang langsung membuat Bunda tertawa.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai cerita jilbab seru
Baca
+Pustaka
Istri Status Pembantu

Istri Status Pembantu

Dia kira mudah kali memahami ucapannya yang kadang singkat, padat, dan tidak jelas itu! Aku mendengkus sebelum beranjak mengganti mukena dengan jilbab instan sedada. Dengan daster cokelat bermotif bunga berwarna krem serta jilbab cokelat agak terang, aku bersiap ke ruang tamu. Namun, sebelum itu, jangan lupa kasih serum dan krim malam.
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 251 kali sebagai cerita jilbab seru
Baca
+Pustaka
Bismillah, Pernikahan Kedua dengan CEO

Bismillah, Pernikahan Kedua dengan CEO

Sera merasakan kerinduan pada kedua orang tuanya. Belum lama mereka bertemu saat acara di hotel. Sera ingin menangis saat memikirkan Rani serta Sidik. Setelah memakai pakaian dengan rapi, dia duduk di kursi rias, menatap dirinya pada pantulan cermin. Sera pun seraya memakai jilbab bermotif bunga-bunga. Dia pikir kondisinya akan membaik setelah ia selesai mandi, nyatanya hal itu masih terasa. Dia tak sempat memakai make up. Hijab itu sudah terpasang sempurna dengan indah di kepala. Sera bergegas membuka laci untuk mencari obat pereda nyeri kepala. Nihil. Tak ada simpanan obat sama sekali.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai cerita jilbab seru
Baca
+Pustaka
Assalamu'alaikum Pesantren (Assalamu'alaikum Cinta)

Assalamu'alaikum Pesantren (Assalamu'alaikum Cinta)

sambungnya lagi sambil mendudukkan dirinya ditepi ranjang. "Sebentar, aku lagi memakai jilbab," ucapku dengan tangan yang masih sibuk dengan jilbab persegi empat. "Oh iya, sepertinya salah satu santriwan ada yang naksir kamu tuh," ucap Mila memulai topik pembicaraan baru, sambil memandangku dari tempat duduknya. "Ah, mana ada, itu cuma perasaanmu aja," jawabku tak percaya.
4.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai cerita jilbab seru
Baca
+Pustaka
TERJEBAK DALAM PELUKAN TEMAN SUAMI

TERJEBAK DALAM PELUKAN TEMAN SUAMI

"Mubazir banget tidak boleh menatapmu." "Apa aku pantas pakai jilbab, Mas?" Renata langsung menunduk, menyesali pertanyaan bodoh itu. "Tapi, kalau aku pakai jilbab, tidak sesuai dengan kelakuanku. Pasti banyak yang mencibir pelacur syar'i!" Rahang Darren mengeras mendengar itu. Tatapannya berubah tajam. "Sekali lagi kamu bicara begitu, aku benar-benar marah, Rena!"
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai cerita jilbab seru
Baca
+Pustaka
STEMPEL MISKIN UNTUK KELUARGAKU

STEMPEL MISKIN UNTUK KELUARGAKU

Warna soft dengan motif bunga berwarna cream pada setiap ujungnya. “Doakan Bunda, supaya bisa seperti Bela, ya.” Aku menatap tubuhku yang masih menggunakan jilbab pemberian Bela. Jika sebelumnya bagian pinggul ku masih terlihat, tetapi tidak jika aku menggunakan jilbab ini, pikirku. “Bisa karena terbiasa,” celetuk Bela. “Baik, ustadzah.” Kami tertawa bersama. 🍀🍀🍀
1010.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 366 kali sebagai cerita jilbab seru
Baca
+Pustaka
MENGEJAR CINTA DOKTER DUDA

MENGEJAR CINTA DOKTER DUDA

" seru Juleha yang menarik jilbab Laila. Laila balas menarik rambut Juleha sekuat tenaga. Juleha dan Laila memang bersekolah di sekolah negeri, jadi siswinya bebas menentukan seragam yang dipakai. Bisa mengenakan jilbab atau tidak. "Kenapa? Ada yang salah dengan ucapan ku?" tanya Laila semakin menarik kuat rambut Juleha, sehingga beberapa rambut Juleha rontok di tangannya. "ARGH!! SAKIT! Ayu, bantu aku!" seru Juleha berteriak keras.
1011.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 350 kali sebagai cerita jilbab seru
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status