Nafkah Batin Basi
cecarku meneliti lehernya yang tertutup rambut basahnya.
“Udah, kok, Buk. Saya gak sakit. Mereh-merah itu karena tadi malam gatal-gatal mungkin di gigit kutu kasur, jadi saya garuk. Makanya gak pake baju saya tadi malam, gatal semua. Maaf, ya, Buk, saya agak kasar tadi malam sama Ibu. Saya kesal, karena saya sedang menderita gatal itu, tiba-tiba Ibu gedor pintu. Tapi, sekarang saya menyesal, Bu. Itu sebab saya datang ke mari. Saya mau minta maaf.”
Perempuan itu sepertinya sangat menyesali sikapnya tadi malam. Wajahnya menunduk begitu dalam. Seketika terbit rasa tak enak di hatiku.
Hot Chapters