Ifat
“Cieee..! Cieee..! So sweet sekali kisah cintamu ini, Ika. Menaksir laki-laki sejak dari SMA, bertemu lagi di masa kuliah, sempat ditolak dan sempat patah hati, namun akhirnya dia kembali dan akan melamar kamu.”
“Fiuh, rasanya, aku seperti ketiban durian.”
“Haha.” Jihan tertawa kecil. “Masak sih?”
“Iya, durian runtuh satu pohon. Lha bagaimana tidak? Habis subuh dia menelepon, tanya-tanya kabar sebentar, eeh, tahu-tahu kasih kabar minggu depan akan melamar.”
“Kamu bahagia, Ika, aku juga ikut bahagia, lho.”
Hot Chapters