Pagi itu hujan deras, dan aku hampir terlambat ke kantor. Tepat sebelum berangkat, tetanggaku yang biasa cuek tiba-tiba menawarkan tumpangan. Di mobil, dia cerita kalau dulu sering terjebak hujan sampai basah kuyup sebelum akhirnya bisa beli mobil second. Perjalanan 15 menit itu bikin aku sadar: hal kecil seperti tumpangan gratis ternyata bisa jadi hadiah terindah buat orang lain. Sekarang setiap lihat hujan, aku selalu ingat wajahnya yang sumringah sambil bilang, 'Dulu aku juga sering numpang orang, sekarang giliranku membalas.'
Kadang bersyukur itu muncul dari momen paling tak terduga. Seminggu setelah kejadian itu, aku mulai rutin menawarkan kopi ke office boy yang bersihin mejaku. Dia bilang ini pertama kalinya ada karyawan yang ngajak ngobrol santai. Rasanya lega sekali bisa bikin seseorang merasa dihargai dengan cara sederhana.