Cincin Kedua
Kutowel hidungnya yang mancung, seketika membuat pipinya merona.
Jangan sampai istri tahu kalau besok adalah pernikahan keduaku. Tanpa ijinnnya tentu saja, kalau ijin menikah lagi, bisa-bisa tamat karirku.
Aku bukannya tidak mencintai istri, sangat malah. Dia perempuan yang cantik, kalem, berhijab. Ibu rumah tangga yang sempurna. Di tahun keempat pernikahan, belum juga dikarunia buah hati, tapi aku masih setia. Janjiku padanya, tidak akan pernah ada yang lain. Kenapa aku menikah lagi? Entahlah.
Hot Chapters