Kelir Getih (Layar Berdarah)
Kirana mencibir.
“Ya! Dengan memaksa Arjuna untuk bertindak!” teriak Wisnu, matanya berkilat gila. “Banyu menunggumu, Permadi. Ia telah menyiapkan kelir raksasa di Alun-Alun Utara. Ribuan orang akan berkumpul untuk Festival Budaya Wayang. Itu akan menjadi pementasan Bharatayuddha yang sesungguhnya! Dan kau, Arjuna, harus mengambil kendali! Kau harus memimpin barisanmu, atau kau akan melihat api yang sama yang merenggut ayahmu akan melalap warisan dan kota ini!”
Raka merasa hatinya menciut. Ia membenci wayang, ia lari dari takdirnya, dan kini, takdir itu tidak hanya mengejarnya, tetapi juga mengancam orang-orang yang ia pedulikan.
Hot Chapters