Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pendekar Naga Siluman

Pendekar Naga Siluman

Orang yang mampu tetirah dan mesu diri, dan melakukan laku- laku khusus adalah orang orang yang mampu menguasai diri dan mengendalikan diri! Dan dalam babad tanah Jawa, di gambarkan bahwa Aryo Penangsang adalah seorang berilmu tinggi dan pemarah! seorang yang tidak sabaran dalam bertindak. *** Ki Ageng Wening Pati ini mewarisi senjata andalan dari Aryo Penangsang yaitu sebuah keris yang bernama Kyai Brongot Setan Kober! Sebuah senjata pusaka piandel dari Aryo Penangsang.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai cerita wayang arjuna
Baca
+Pustaka
Pendekar Tiga Iblis

Pendekar Tiga Iblis

tanya Ardo yang memandang Cabur Sekti dengan tatapan tajam. Cabur Sekti pun menceritakan apa yang terjadi di dekat pasar Gampartiga yang berujung kematian dua arjunaweda dari Kerajaan Panesahan di tangan Iblis Jelita. “Aku halus pulang, Ki, Kakang!” kata Ardo setelah mendengar cerita Cabur Sekti. “Sudah malam. Besok pagi saja,” kata Ki Pawang Api. “Benar, Ardo,” timpal Cabur Sekti.
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai cerita wayang arjuna
Baca
+Pustaka
Pendekar Semprul

Pendekar Semprul

> “Aku adalah Arwana Lesmana, pendekar utusan Mataram Timur! Barang siapa berani menantangku, silakan maju!” Tak ada yang maju. Tapi semua menonton dengan kagum. Bahkan beberapa gadis desa mulai bisik-bisik dan tertawa genit. > “Ih... matanya tajam banget…” > “Kayak pangeran dalam cerita wayang!” Jaka hanya berdiri diam sambil makan gorengan. Tarno melongo. Sura cemberut. > “Pendekar ini pasti bukan petarung beneran,” kata Sura. “Gayanya kayak mau syuting sandiwara.”
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai cerita wayang arjuna
Baca
+Pustaka
Kembalinya Sang Pendekar Rajawali Dari Andalas

Kembalinya Sang Pendekar Rajawali Dari Andalas

Pemuda berpakaian putih itu tidak lain adalah Arya Mandu Sang Pendekar Rajawali Dari Andalas, sementara tiga orang lainnya yang berada di pendopo yang menolong Arya siuman itu yang pria bernama Wayan Bima sedang dua orang wanita bernama Lasmi dan Sekar. Arya sangat senang ketika menyadari bahwa dirinya saat ini tidak lagi berada di Negeri Di Atas Awan, melainkan di Negeri Nusantara tepatnya di Desa Kuta di Pulau Dewata setelah dibawa dan digulung pusaran angin puting beliung itu. Melihat kondisi Arya yang masih terlihat pucat dan lemas, Wayan Bima dan keluarganya meminta sang pendekar untuk beristirahat di rumah itu karena sebentar lagi malam akan datang.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai cerita wayang arjuna
Baca
+Pustaka
Mereka Bilang Kakakku Pelakor

Mereka Bilang Kakakku Pelakor

Itu bencana namanya. Bersambung. Mampir yuk dicerita terbaruku "Cinta Bertopeng Dusta" Kisah Caca yang selalu berdo'a hanya maut yang memisahkannya dengan Arjuna. Akan tetapi dia lupa untuk berdo'a supaya Arjuna memiliki keinginan yang sama dengannya. Apa do'a dan harapan Caca akan jadi kenyataan?
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 264 kali sebagai cerita wayang arjuna
Baca
+Pustaka
Air Mata Aruna

Air Mata Aruna

Lalu kembali ia berbicara pada rekannya, “Hello..., Sar.” “Iyaa, lanjuut.., gue sekarang yang dengerin lo cerita.” Lalu Aruna bercerita secara detail dari awal, sewaktu ambil uang ke rumahnya, sampai pada surat yang dia terima. Kemudian dia bertanya pada rekannya “Sar..., menurut lo dia Kadal kan.., kalau memang yang lo liat itu bener.”
910.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 219 kali sebagai cerita wayang arjuna
Baca
+Pustaka
TETANGGAKU SUAMIKU

TETANGGAKU SUAMIKU

Jelita masih ingat bagaimana Arjuna kecil sering menceritakan tentang rumahnya di Jakarta. “Suatu hari kamu harus main ke sana, Lita.” Arjuna sering mengulang kalimat itu setelah ia liburan dari Jakarta. Ingatan Jelita kembali pada saat ia dan Arjuna masih mengenakan seragam sekolah dasar. “Kenapa gak sekolah?” tanya Jelita melalui sambungan telepon, saat itu mereka masih berusia sembilan tahun. “Kamu pasti gak punya temen ya.” Arjuna kecil terlalu percaya diri. “Aku lagi di Jakarta, mama papa udah izin.”
1019.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 498 kali sebagai cerita wayang arjuna
Baca
+Pustaka
Putra Titisan Dewa

Putra Titisan Dewa

Dia lalu melirik pada pakaian sang putra yang basah sebagian. “Dari pantai, Ibu,” jawab Arya singkat lalu menyalami ibunya. Ia tidak ingin membuat ibunya makin khawatir, sengaja tidak diceritakannya kalau dia baru saja bertarung dengan segerombol perompak ganas di pantai. “Dari pantai? Jadi omongan warga kalau kau yang bertarung dengan Sagara Caraka itu benar?”
1013.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 513 kali sebagai cerita wayang arjuna
Baca
+Pustaka
Legenda Dewa Tertinggi

Legenda Dewa Tertinggi

Teriak Cruelty Demon. Dengan teriakan Cruelty Demon, Mo Wujiang memasuki arena dengan tawa yang terkekeh. Dia membawa dua sabit darah di punggungnya. Matanya penuh dengan kilatan membunuh ketika menatap orang di seberangnya.
9.261.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai cerita wayang arjuna
Baca
+Pustaka
Dibuang Mantan, Dimanjakan Sultan

Dibuang Mantan, Dimanjakan Sultan

timpal Revan, berupaya agar tetap tenang. Arjuna mendesah lelah, bersandar pada punggung kursi plastik yang dia dapat dari Bu Sani. Di sampingnya, Julie duduk dengan telinga terpasang lebar-lebar. "Bukan takut lagi," Arjuna memandang sosok Marla yang masih sibuk dengan para penikmat festival untuk beberapa saat sebelum melanjutkan, "tapi kenyataannya memang begitu. Tidak heran kalau tiba-tiba saja Ayah meninggal di tahan musuh dalam selimut."
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai cerita wayang arjuna
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status