PENDEKAR CAMBUK HALILINTAR
Wusssh.
Wusssh...!!
“Eit, eit...! Kita ditabrak lagi oleh Tabib Sakti itu...!”ujar salah seorang prajurit sembari bangkit dan kembali ke posisinya semula.
Melihat itu, jelas Patih Wiratama, Prabu Nara, dan Permaisuri Ratu Ageng Sekar Arum dibuat tertawa juga.
Ki Jagadita dan Diajeng Sekar Laras sengaja membawa tubuh Pangera Labdajaya dengan lesatan dengan kecepatan sedang, agar calon murid dan sang calon raja itu merasa nyaman.