Istriku Teman Anakku
Hilman buru-buru membayar dan diikuti Ramon, ketiganya kembali ke kelas.
“Gibran, hati-hati, si Riwan itu punya geng di sekolah ini, aku takut kalau kamu di bully-ya kelak.” Hilman langsung ungkapkan kekhawatirannya.
“Iya nekk..eike juga dengar, dulu ada anak yang sampai pindah sekolah karena di bully oleh si Riwan dan cs nya itu!” Ramon ikutan bicara.
“Tenang saja, selama kita tak ganggu dia, tak ada alasan kan ganggu kita, yuks bel udah bunyi!” Gibran pun mempercepat langkahnya masuk kelas.