DILEMA DUA HATI
“Tentu masih. Mau dua puluh tahun berlalu kalau terbukti ya dijatuhi hukuman mati. Bisa ditembak, dipenggal, digantung sampai nyawanya tercabut. Tindak pemerkosaan merupakan perbuatan bejad yang merusak kehidupan seorang gadis baik-baik. Pegang kata-kataku itu. Ayo, cepat, kita tak punya banyak waktu lagi.”
Pekerjaan dua dokter itu semakin sore semakin sedikit. Entah untuk besok, karena di perbatasan tidak pernah ada yang tahu kejadian apa saja yang bisa menimpa di sana. Sore itu angin berembus kencang dan menerbangkan pasir. Hari jadi sunyi dan tidak ada serangan balasan atau apa pun di sana. Kondisi alam membuat semuanya harus melakukan gencatan senjata. Tidak termasuk Gu yang tak bisa ber
Hot Chapters