Pembalasan Sang Dokter Jenius
Kini, ia berjuang untuk nyawa putri dari pria yang telah memberinya kepercayaan.
Mereka terus berjalan cepat, menyusuri jalanan sepi yang diapit oleh ilalang tinggi dan pepohonan liar di kanan-kirinya. Tidak ada rumah, tidak ada tanda-tanda kehidupan. Hanya ada mereka berdua dan keheningan yang mencekam. Adrenalin yang tadi memompa deras di tubuh Andrea kini mulai surut, digantikan oleh kelelahan fisik dan emosional yang luar biasa. Gaun kerjanya yang elegan kini kotor dan sedikit robek, dan sepatu hak tingginya sama sekali tidak dirancang untuk berjalan di atas kerikil.