Kau Madu Aku Kuselingkuhi Dirimu
Selama bertahun-tahun, Riana dan Clara berbagi tawa, tangis, dan setiap peristiwa kehidupan.
Suatu ketika, Riana memberikan salah satu ginjalnya untuk sahabatnya yang sedang berjuang melawan penyakit. Keputusan ini tidak hanya menjadi bukti cinta persahabatan, tetapi juga simbol pengorbanan yang dalam.
Di dalam gemerlap cahaya lembut restoran yang mewah, Clara dan Riana duduk berdua, mengobrol dan tertawa seperti waktu-waktu indah dahulu. Riana mulai menceritakan pengalaman bisnisnya di Swiss. Dari cerita yang dipaparkan, suasana kebersamaan yang lama tak terasa mulai terbangun kembali di antara dua sahabat yang telah menjalani hidup masing-masing di ujung dunia yang berbeda. Suara tawa dan
Hot Chapters