SUMPAH PELAKOR
balas Restu.
“Sudahlah, Mas, sampai ketemu di pengadilan, aku yang akan gugat kamu. Ingat, Anita yang dorong aku sampai kandunganku keguguran, kalian berdua tidak akan selamat dunia akhirat, tunggu saja saat kalian hancur, tunggu, dan saat itu kamu minta maaf, Demi Allah tidak akan aku maafkan kalian sama sekali.” Bibir Haira bergetar mengucapkan sumpah serapah itu.
Apakah Aziz peduli? Tidak! Ia pergi dari rumah sakit dengan tergesa-gesa, sebab pagi itu ia ada janji sarapan dengan Anita.