Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dia

Dia

Setelah beberapa saat mengantri, akhirnya tiba bagian Lea menyebutkan pesanannya. "Mang Ade, aku pesan ayam bakar tiga. Satu mateng biasa, yang dua mateng banget sampe ada arang yang nempel gitu lho, Mang. Nah, yang mateng biasa sama satu yang mateng banget pakai sambel merah, dan sisanya sambal hijau. Semuanya pakai lalapan komplit ya. Oiya, jangan lupa pakai nasi semua. Buat minumannya jus jeruk lemon satu, jus jeruk orange satu, sama jus alpukat satu. Sama tambahan air mineral ukuran sedang tiga," seru Lea, dia menjeda ucapannya.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as choices
Read
+Library
Pilihan Kedua

Pilihan Kedua

"Aku suka, cuman menurut aku mobil ini gak kamu banget. Untung bukan pink warnanya." Tio tertawa mendengar ucapanku. Aku suka senyumnya itu. "Kamu lebih cocok pake mobil sejenis range rover, jeep, dan mobil lainnya yang lebih jantan." "Well, kalo kamu gak keberatan buat relain tabungan kamu buat beliin mobil itu, aku gak nolak kok." "Kalo itu aku sih gak rela dunia akhirat."
101.7K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as choices
Read
+Library
Love

Love

Bersambung. Please koment ya.... 😊😊😊😊
1015.1K viewsCompletedAdded to Library 499 Times as choices
Read
+Library
Aku Memilihmu

Aku Memilihmu

Tungguin yah🤗 TBC Jangan lupa vote dan komen yah makasih🤗 Pai² sampai ketemu lagi di part berikutnya 👋🏻
104.8K viewsCompletedAdded to Library 135 Times as choices
Read
+Library
PARALLEL

PARALLEL

Доверя́й, но проверя́й (daviryay noh praveryay) “Percaya tapi verifikasi” Vladivostok, Mei 2025 Xabi tidur dengan keadaan kamar tanpa pintu dan Vash terikat di sudut kamar. Tentu saja tidurnya tidak nyenyak. Belum lagi ia mendapati Ravil sibuk melakukan sesuatu sepanjang malam. Persiapan untuk ke Vorkuta, katanya. Keesokan paginya Ravil pergi entah ke mana lalu kembali membawa makanan. Ah ya, tentu saja ia tidak bisa memasak karena dapur berantakan.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as choices
Read
+Library
Castle

Castle

"Oh ya, temanku bernama Williams" Lelaki menyebalkan tadi bernama Williams. Dia lelaki tampan yang mungkin berumur 2-5 tahun lebih tua dariku, tapi dari penampilannya terlihat seorang lelaki biasa. Namun, Tom terlihat lebih tua dari Williams. Tom mempunyai kulit sedikit gelap dari Williams, meskipun sama berkulit putih. Untuk sekilas aku bisa menilai bahwa Tom lebih baik daripada Williams. Wajar saja aku menilai seperti itu, kesan pertama aku dan Williams cukup buruk. Ah menyebalkan, tidak punya sopan santun. Mereka tampak seumuran, bahkan tingginya pun hampir sama. Williams mempunyai rambut berwarna hitam, sedangkan Tom berwarna keemasan. Apa hubungan Tom dan Williams? Wajah mereka sama sek
104.0K viewsCompletedAdded to Library 151 Times as choices
Read
+Library
Di Antara Dua Pilihan

Di Antara Dua Pilihan

Dan tentu saja mustahil untuk menyentuh hatinya. “Saya tidak membenci kamu, El. Tapi jangan menuntut apapun,” tambah Keenan dengan suara beratnya karena masa lalu tidak berhenti mencekiknya. Suara Dhara hampir hilang. “Itu tidak adil, kan ....” “Adil atau tidak, kamu cuma punya dua pilihan ....” Keenan menjeda, pelukannya mulai longgar. “Kamu, atau kita.”
859 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as choices
Read
+Library
Unknown

Unknown

“Nyet gak ada cowok-cewek itu temenan atau sahabatan, pasti salah satunya nyimpen rasa” “Enggak nyet suer, lu kek gak percaya banget sama temen lo jadinya” “Berapa persen lo bisa yakin? Entah itu elu apa Adira pasti salah satunya bakal nyimpen perasaan. Dengerin gue kali ini aja kalo lo beneran pengen lulus dengan selamat dari fakultas ini. Lo sendiri yang bilang niat lo kuliah cuma pengen cepet lulus”
2.1K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as choices
Read
+Library
Contradiction

Contradiction

Kalau pun bisa, ia tidak bisa menarik garis dan membayangkan bentuk dari titik-titik kecil itu menjadi bentuk ikan, kepiting, kalajengking atau apapun itu yang sering dibicarakan orang-orang. "Rasi bintang apanya? Semuanya sama saja," kata laki-laki itu memilih menyibukkan diri dengan makan camilan yang telah disediakan oleh para pelayan. "Aku lihat juga, itu Procyon," kata Aoi menunjuk-nunjuk salah satu yang ia temukan di langit hitam itu.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as choices
Read
+Library
Hati Yang Terpilih

Hati Yang Terpilih

“Aku tidak bermaksud menambah masalahmu. Aku hanya ingin kamu tahu, kamu mempunyai pilihan lain jika saja Naz …,” “Jika Nazwa tak memilihku! Haruskah kau mengulang kalimat itu terus, Re! Apa kamu mendoakan hal itu terjadi? Oh ya, tentu saja. Kamu akan bahagia sekali bukan, jika Nazwa tak memilihku?” ucap Rafi gusar sambil menepis tangan Renata yang berada di atas paha kanannya. “Bukan begitu maksudku, Rafi.” Renata menukas omongan Rafi.
6.3K viewsOngoingAdded to Library 144 Times as choices
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status