Tawanan Cinta Tuan Abizar
"Kamu akan selalu menggoda Mawar, sekalipun tidak di mata lelaki lain tapi di mataku."
"Maaf, Nona." Suara dari luar terdengar lantang, "kami akan buka pintunya untuk mengecek bersama siapa Anda di dalam. Maafkan kami jika menganggu privasimu. Tenang, yang masuk hanya pelayan perempuan." Suara dentingan pintu yang terbuka, Abizar pasrah karena tidak sempat bersembunyi. Mawar langsung merapatkan diri ke punggung Abizar dan mencekram kemeja belakangnya. Mereka menjadi sorotan beberapa pelayan wanita.
"Sudah berapa kali kami bilang, Tuan. Hotel ini didirikan bukan untuk tempat maksiat, jangan menginap di kamar yang sama dengan wanita yang bukan istrimu."
ตอนยอดนิยม