Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KINASIH

KINASIH

"Ini ... kok mirip punya Papa?" Mariana mengamati sebuah kunci dengan gantungan yang tak asing baginya. Sebuah benda yang terbuat dari besi berwarna perak, dengan ukiran kanguru dan nama negara di bawahnya. Sedangkan saat dia melihat bagian belakang benda itu, Mariana cepat melepaskan dan membungkam mulutnya sendiri dengan telapak tangan. Dia menggeleng kuat, tak kuasa membayangkan lebih jauh tentang suaminya.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai claires
Baca
+Pustaka
Transmigrasi: Menjadi Permaisuri Terbuang

Transmigrasi: Menjadi Permaisuri Terbuang

Claire, wanita berambut perak dengan pakaian serba putih itu menuangkan teh di cangkir William yang sibuk berkutat dengan pekerjaan. "Ya, terima kasih." William menyeruput isinya. Teh yang diseduh Claire sudah dicampuri dengan air suci khusus untuk menetralkan energi negatif di tubuh orang yang meminumnya. William sudah mengonsumsinya selama beberapa minggu terakhir sejak Claire datang ke istananya sebagai utusan kuil untuk menyembuhkan penyakit mentalnya yang terguncang setelah kematian keluarganya.
9.812.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 359 kali sebagai claires
Baca
+Pustaka
Davira

Davira

batinnya frustasi. "Enghh!" suara Davira yang mengerang, Haikal dapat melihat jelas gadis itu yang menggeliatkan tubuhnya dengan mata terpejam. Selimut yang menutupi sekujur tubuh tingginya melorot merosot ke bawah lantai akibat pergerakan Davira yang super. Haikal menatap tak berkedip pada sepasang kaki jenjang mulus dengan warna kulit tak terlalu putih namun juga tak terlalu hitam. Warna kulit tubuh Davira cenderung kuning langsat yang menjurus ke eksotis, hal itu yang menjadi daya tarik tersendiri untuk Haikal yang tergugah dengan suguhan di atas ranjang sana.
6.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai claires
Baca
+Pustaka
Laurene

Laurene

Sella mulai mengatakan sesuatu. “Siapa, Sell?" Laurene benar-benar tak sabar menunggu penjelasan dari Sella. Saat Sella baru mau memberitahu siapa orang yang memberikan nya surprise, tiba-tiba Shawn muncul di pintu sambil membawa segelas teh manis hangat. “Maaf ya Ren, nunggu nya lama. Ini tehnya, diminum dulu, Ren." Shawn mengulurkan gelas yang berisi teh manis hangat itu pada Laurene.
9.94.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai claires
Baca
+Pustaka
ELLIA

ELLIA

Kemudian ia memberikannya pada laki-laki yang menjadi pengunjung di kafe yang memiliki gambar secangkir kopi dan sepotong roti. “Bila menghubunginya, katakan kau mendapat nomor itu dari Lisa. Dia pasti mengenalku. Karena dia hanya memiliki satu kawan bernama Lisa.” “Oh, begitu....” Usai menghembuskan nafas, Eric bertanya,”Tapi... ak jadi penasaran mengapa di toko itu bisa memiliki harga yang lebih murah dari pada toko lainnya? Berlian yang dijual bukan berlian palsu kan?”
3.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai claires
Baca
+Pustaka
Suamiku Ternyata Bukan Suamiku

Suamiku Ternyata Bukan Suamiku

Suara Reina terdengar riang, mungkin ia sedang beristirahat setelah seharian bekerja. "Aku ada sesuatu yang ingin kuberitahu," kata Juliana, suaranya sedikit ragu. "Kenapa? Suaramu terdengar aneh. Ada masalah di sekolah?" Juliana menghela napas. "Ini soal salah satu muridku, Reina. Namanya Clarie." "Clarie?" tanya Reina, terdengar bingung. "Iya. Clarie adalah anak Joseph dan Lena," ucap Juliana akhirnya.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 337 kali sebagai claires
Baca
+Pustaka
SALQUEEN

SALQUEEN

ucap Galaxy lalu berjalan ke makan di sebelahnya. "Hai Cla. Abang datang sama Kakak Queen ni. Tambah cantik kan Kakak. Abang aja makin suka. Senyumannya manis banget tau. Coba aja kamu ada di sini. Pasti kamu bangga banget punya Kakak ipar kayak Queen." Galaxy meletakkan karangan bunga yang lain di atas makam Clara. "Ih apaan sih Gal. Ipar iparan," kata Queen tidak paham dengan jalan pikir Galaxy.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 333 kali sebagai claires
Baca
+Pustaka
LILY

LILY

Lagipula selain belum pergi ke butik Aunty Sera aku juga ingin jalan-jalan ke beberapa tempat di New York. "Oke, fine. Tapi kali ini jangan menolak untuk melakukan pemeriksaan setelah sampai di Jakarta!" seru Rachel. "Baiklah, sepertinya aku tidak punya alasan untuk menolak," jawab Lily. Keesokan harinya Lily dan Rachel berencana untuk pergi ke butik Aunty Sera yang berada di Times Square. Kedua gadis itu bekerja di sebuah butik yang terkenal di ibu kota dan tepat nya mereka bekerja di butik milik Aunty Rachel yaitu Aunty Sera. Iya, Aunty Sera yang kemarin mengajak mereka makan malam. Beliau memiliki cabang butik di New York dan beberapa kota di Indonesia, salah satunya di tempat Lily dan Ra
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai claires
Baca
+Pustaka
Terpaksa menikahi Tuan muda

Terpaksa menikahi Tuan muda

Nayla mendekat, melihat melalui lubang intip. Seorang wanita berdiri di luar. Rambut hitam panjangnya basah oleh hujan, wajahnya cantik sempurna meski tanpa riasan. Matanya tajam, namun senyum tipisnya menusuk seperti pisau. Clara. Nayla membuka pintu sedikit, hanya sebatas rantai pengaman. “Apa yang kau inginkan?” suaranya dingin.
689 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai claires
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status