Penawar Nyawa Sang Pangeran Terbuang
Ceklekk
Saat pintu terbuka, sosok Clarissa berdiri di sana dengan gaun merah mudanya yang mencolok, kontras sekali dengan bangunan paviliun yang kusam, di tangannya, dia memegang sebuah botol kecil yang tampak mewah.
"Oh, kamu masih di sini rupanya? Aku pikir kamu sudah lari karena takut melihat suamimu muntah darah tadi," ucap Clarissa dengan nada meremehkan, matanya melirik ke dalam ruangan.
"Saya tidak akan pergi ke mana-mana, Nona Clarissa. Ada perlu apa Anda datang ke paviliun kami?" tanya Elena tenang, sedikit menghalangi jalan masuk.
Bab Populer