DIJODOHKAN MAMA
Sorot matanya kini berbeda — dingin, tajam, dan menyimpan niat yang tidak bisa ditebak.
Clara berdiri diam di meja kerja, menyiapkan alat-alat nail art yang berkilau di bawah cahaya lampu. Pisau kecil pembersih kutikula, gunting kuku, pinset, jarum halus untuk desain detail—semuanya tertata rapi di nampan logam perak.
Namun di matanya, alat-alat itu seperti senjata.
Ia mengusap permukaannya dengan kain basah, gerakannya pelan, presisi, dan… sedikit terlalu lama.
Hot Chapters