Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jerat Obsesi : Tuan, Maaf Saya Salah Tarik!

Jerat Obsesi : Tuan, Maaf Saya Salah Tarik!

tanyaku pada Tony saat sampai di dalam. “Eh, tidak usah. Aku hanya mengantar saja.” “Tidak usah sungkan,” bujukku. “Kalau begitu... aku ingin rasa vanita mint.” “Baiklah, kalau gitu kami pesan 1 coklat, dan 1 vanila mint,” tuturku pada pelayan itu. Setelah itu, kami duduk di depan toko untuk menikmatinya. Melihat Tony, rasa penasaranku mulai pencuat.
10535 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as coffee and vanilla
Read
+Library
Milk and Coffee

Milk and Coffee

Sabrina memekik marah. Tobi tersenyum dengan lugunya lalu mulai membuat 'Mie Instan Ribet ala Reyhan' ~☕Milk and Coffe☕~
105.0K viewsOngoingAdded to Library 140 Times as coffee and vanilla
Read
+Library
Mr. Mint And Miss Coffee

Mr. Mint And Miss Coffee

Gadis itu tertawa, dengan santainya dia bercakap-cakap dengan barista seakan lupa kalau Andy pun sedang menunggun kopi miliknya untuk dibuat. “Ini kopi espresso milikmu,” ujar barista sembari memberikan segelas kopi pada gadis cantik tak tahu aturan. Dia menerimanya, kemudian buru-buru berbalik, tanpa sengaja dia tersandung kaki panjang milik Andy, membuatnya berputar dengan segelas espresso yang isinya agak keluar dari bibir gelas. Gadis itu berusaha menahan keseimbangan, tapi gagal.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as coffee and vanilla
Read
+Library
Wanita Rambut Merah Penakluk Pria Arogan

Wanita Rambut Merah Penakluk Pria Arogan

Menikmati manisnya krim vanilla yang Tiffany buat bercampur dengan madu miliknya. Tiffany memejamkan mata saat larut dalam gairah yang luar biasa nikmat. Tubuhnya melengkung indah saat lidah Reviano semakin dalam menikmatinya. Detak jantungnya berdetak tidak karuan, nafasnya terengah dengan kepala yang berdenyut. “Reviano, please ...” desah Tiffany lirih karena tidak mampu membendung gairahnya. Dia menginginkan Reviano berada di dalamnya.
103.7K viewsCompletedAdded to Library 123 Times as coffee and vanilla
Read
+Library
Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku

Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku

meskipun hanya sedikit. Memesan Matchalatte dengan sedikit gula. Itulah minuman favorit Eve akhir-akhir ini selain americano yang pahitnya minta ampun. Itupun rasanya bagi Bastian seperti rumput. Sedangkan Bastian memesan Vanila latte. Meski menjaga makan dan minum, tapi sesekali minum minuman manis tidak masalah. Duduk di bangku. kafe ini memiliki suasana yang tenang sehingga Bastian dan Eve sering datang ke sini menghabiskan waktu bersama.
9.6298.6K viewsCompletedAdded to Library 11.9K Times as coffee and vanilla
Read
+Library
Sampai Kau Ingat Aku

Sampai Kau Ingat Aku

BAB 41 Lonceng di pintu kafe Nadia berdenting pelan, seakan menyambut kedatangan Zea, dengan aroma harum kopi berpadu dengan vanila dan kayu manis yang entah bagaimana terasa akrab dan familiar, seperti aroma rumah yang menenangkan hati.
102.0K viewsCompletedAdded to Library 50 Times as coffee and vanilla
Read
+Library
Pelajaran Panas Dengan Ayah Muridku

Pelajaran Panas Dengan Ayah Muridku

“Mas, aku mau coba yang kamu.” Belum sempat tangannya bergerak, Arvendra sudah menjauhkan cup cappuccino itu, refleks. “Nggak boleh.” “Kenapa? Sedikit aja.” Anindya langsung cemberut. “Ada kopinya,” jawab Arvendra tegas. Terlalu tegas untuk urusan gelato. “Kan cuma satu sendok,” debat Anindya. “Nggak,” ulang Arvendra tanpa ragu. “Sekarang kamu minumnya strawberry, vanila, atau apa pun yang nggak ada kafeinnya.”
1039.7K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as coffee and vanilla
Read
+Library
PENGGODA DI SEKOLAH ANAKKU

PENGGODA DI SEKOLAH ANAKKU

Dipadukan dengan Lemon Marmalade coffe, yang membuat rasa manis dari cake bisa sedikit ditekan lewat kopi robusta dipadukan dengan cita rasa lemon yang menyegarkan. “Saya baru tahu suguhan di kafe ini enak juga,” puji Lisa yang sudah mencicipi beberapa suapan cake serta menyesap kopinya. “Menurutmu bagaimana?” “Ya, menurut saya juga seperti itu.” Lewat ekor matanya, Ronald memerhatikan Lisa yang kali ini menikmati sajiannya. Ronald cukup lega karena pemilihan kafe ini murni idenya. Ia takut, Lisa kurang menyukai kafe ini. Tapi sepertinya, pemikiran itu harus ia tepis jauh-jauh.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 236 Times as coffee and vanilla
Read
+Library
CEO adalah Maut
Read
+Library
Gemintang

Gemintang

Tak lama makanan di piring-piring sudah habis tanpa sisa. “Eh, gue bawa kopi botolan dari kafe. Mau?” Satya baru teringat akan barang yang ia bawa sedari tadi. “Mau lah, gratisan,” ujar Johnny tanpa malu-malu. “Dih, maunya gratis. Gue juga mau lah,” Sena meraih botol yang berlabelkan vanilla latte. “Hidih, muna lo mah,” Johnny menoyor kepala Sena dengan penuh sukacita.
105.2K viewsOngoingAdded to Library 188 Times as coffee and vanilla
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status