Aku Bukan Orang Ketiga
"Tunggu, tapi nanti sore Abang kosong, kita sepedaan yuk."
Aku berbalik lagi menghadap pria itu
"Janji?"
"Emm janji, jam 3 abang sudah pulang nanti kita sepedaan." Dia mengacak rambutku, sambil berlalu. Dan sumpah demi apapun, aku paling tidak suka ini, aku benci selalu dianggap adik, teman atau apapun itu.
***
Kulirik jam dinding yang sudah mengarah pada jam tiga, aku benar- benar menunggunya pulang, sudah lengkap memakai helm, pengaman siku dan lutut. Tak lama Reza benar- benar pulang.