Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Lima Tahun yang Tiada Artinya

Lima Tahun yang Tiada Artinya

Kami sudah menikah selama lima tahun. Suamiku, Derrick, pergi dinas selama setengah tahun, lalu membawa pulang cinta pertamanya, Syifa. Syifa sudah hamil lebih dari tiga bulan dan Derrick bilang hidupnya tidak mudah, jadi akan tinggal di rumahku untuk sementara waktu. Aku menolak, tetapi Derrick malah memintaku untuk jangan bersikap tidak tahu diri. Nada bicaranya penuh rasa jijik, seolah-olah dia lupa vila ini adalah bagian dari mas kawinku. Selama ini, mereka sekeluarga menggunakan uangku. Kali ini, aku memutuskan untuk menghentikan semua sokongan hidup itu. Sambil tersenyum, aku menelepon asisten. "Segera buatkan aku surat perjanjian cerai. Seorang menantu pecundang saja berani terang-terangan membawa selingkuhan pulang ke rumah."
43.7K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as contoh plot
Read
+Library
Tugas Tambahan untuk Ibu Susu

Tugas Tambahan untuk Ibu Susu

Aku datang ke rumah bos untuk menjadi ibu susu. Namun, payudaraku yang merembeskan ASI malah membuat kemejaku berantakan. Aku buru-buru mencoba membereskannya, tetapi keadaannya justru makin buruk. Seluruh tubuhku kini penuh dengan noda ASI dan bos sama sekali tidak bisa memalingkan pandangannya dariku. Di bawah tatapan panasnya yang membara itu, aku merasa malu karena tubuhku justru mulai memberikan reaksi. Saat aku berada di dalam kamar mandi dengan tubuh yang lemas tak berdaya, mencoba mengatasi gejolak hasratku, aku justru merasa gairahku makin menjadi kuat. Tiba-tiba, bos muncul di hadapanku dan menangkup lembut payudaraku. "Anakku nggak bisa menghabiskan semuanya, jadi orang tuanya yang akan bertanggung jawab." Setelah berkata seperti itu, dia pun mengulum putingku.
120.5K viewsCompletedAdded to Library 3.9K Times as contoh plot
Read
+Library
Aku dan Pelatih Renangku

Aku dan Pelatih Renangku

“Pelatih ... pelan-pelan ....” Terdengar desahan manja seorang wanita dari ruang ganti sebelah. Kriet ... Kriet .... Meja dan kursinya berguncang keras. Bersamaan dengan itu, terdengar juga suara rendah seorang pria. “Dasar jalang kecil, teriak lebih keras lagi!” Disusul dengan suara hantaman yang semakin keras. Ketika aku masih asyik menjadi penonton, tanganku refleks meraih ke bawah dan meremasnya kuat-kuat .... Saat itu aku belum tahu, tak lama lagi aku juga akan menjadi salah satu orang yang menjerit liar di ruang ganti itu.
8.3K viewsCompletedAdded to Library 331 Times as contoh plot
Read
+Library
Ketika Cinta Telah Mati dan Harapan Pupus

Ketika Cinta Telah Mati dan Harapan Pupus

Setelah mendaki sampai ke puncak gunung, aku mengalami hipotermia. Kedua teman masa kecilku yang pernah bersumpah untuk melindungiku dengan nyawa mereka malah sama sekali tidak melirikku. Yang satu sibuk mengeluarkan semua pakaian untuk membungkus tubuh Lucia, yang satu lagi sibuk menggunakan tubuhnya untuk menghangatkan Lucia. Aku kedinginan sampai penyakit jantungku kambuh. Ketika aku memohon pada mereka untuk menolongku, mereka malah langsung murka. “Chloe Winata! Kenapa kamu masih saja cemburu di saat-saat seperti ini! Kalau dingin, ya lari beberapa putaran sana!” “Setelah pulang nanti, kami akan belikan kamu 100 jaket bulu. Tapi sekarang, kamu nggak boleh rebutan sama Lulu!” Untungnya, ketika tim penyelamat tiba, aku berhasil diselamatkan meskipun nyawaku sudah di ujung tanduk. Selama seminggu aku diopname di rumah sakit, mereka tidak datang menjengukku. Dari postingan sosial media, aku baru tahu bahwa mereka sibuk merayakan pesta ulang tahun Lucia. Persahabatan belasan tahun ini sama sekali tidak bisa dibandingkan dengan senyuman seorang putri sopir. Aku pun menelepon ayahku. “Ayah, aku bersedia nikah sama putra Keluarga Januar.”
7.5K viewsCompletedAdded to Library 249 Times as contoh plot
Read
+Library
Roh Jiwa Putri yang Teraniaya

Roh Jiwa Putri yang Teraniaya

Dua bulan setelah kematianku, akhirnya Ayah dan Ibu menyadari bahwa mereka lupa membawaku pulang dari perjalanan wisata. Ayah mengerutkan kening dengan jengkel, "Bukankah kita hanya menyuruhnya berjalan kaki pulang? Apa harus sampai berlarut-larut begini?" Adikku membuka percakapan lama kami dan mengirimkan sebuah stiker penuh ejekan, disertai pesan. [ Lebih baik kamu mati di luar sana, jadi seluruh harta Nenek jatuh ke tangan aku dan Kak Sierra. ] Namun, tak ada balasan dariku. Dengan ekspresi dingin, Ibu berkata, "Katakan padanya, kalau dia datang tepat waktu ke pesta ulang tahun neneknya, aku nggak akan permasalahkan soal dia sengaja mendorong Sierra ke air." Mereka tidak pernah mengira bahwa aku tak pernah berhasil keluar dari hutan itu. Akhirnya setelah melalui pencarian yang intens, mereka menggali setiap jengkal tanah hingga di tengah hutan pegunungan dan menemukan sisa-sisa tulang belulangku.
14.1K viewsCompletedAdded to Library 337 Times as contoh plot
Read
+Library
Raja Mafia Tertipu Pelakor

Raja Mafia Tertipu Pelakor

Bagi dunia, aku adalah Nyonya Wardana, ratu tak tersentuh di sisi sang raja mafia Newara, Elias Wardana. Namun, aku tahu suamiku tidak pernah mencintaiku. Hatinya selalu menjadi milik Harvana Diansyah. Istri dari keponakannya. Setelah keponakannya itu "kebetulan" meninggal, Elias membawanya masuk ke dalam rumah besar kami. "Aku hanya ingin merawatnya dengan lebih baik," katanya. Versi "merawat" menurutnya adalah mengusir seorang pria dari pesta hanya karena berani menggoda Harvana, lalu membuatnya hamil. Elias senang memujiku di depan umum, seolah aku adalah istri sempurna baginya. Aku memang begitu. Aku membantu membangun kerajaannya. Akulah yang tersenyum dan bersikap ramah. Aku membuat kasino miliknya bersinar, sementara dia menyembunyikan Harvana seakan perempuan itu sesuatu yang suci. Karena semua pujian itu, salah satu musuhnya menjadikanku sasaran. Mereka menculikku. Mengirimkan pesan penuh darah dan ancaman kepada Elias. [ Menjauhlah. Tinggalkan Newara. Atau istrimu yang cantik bakal mati. ] Tentu saja, Elias tak memilih untuk mundur. "Tunggu saja," katanya lewat telepon. "Mereka nggak akan menyakitimu, Noelle. Kamu itu sandera. Bertahanlah sampai Harvana melahirkan. Lalu aku akan datang menjemputmu." Delapan bulan aku ditahan di lubang kotor, kelaparan, dipukuli, dihina. Pemimpin geng itu memperkosaku berulang kali. Namun tetap saja, Elias tak pernah datang. Akhirnya, aku berhasil kabur saat mereka semua mabuk. Pulang, hanya untuk menemukan anak kembarku tidur di kamar pembantu, makan sisa-sisa makanan, sementara Elias terlalu sibuk mengadakan pesta untuk bayi barunya. Aku tidak mencarinya. Aku hanya membawa anak-anakku dan menghilang.
6.0K viewsCompletedAdded to Library 209 Times as contoh plot
Read
+Library
Perpisahan di Malam Salju

Perpisahan di Malam Salju

Pada hari jadi pernikahanku yang ketujuh dengan Ivan, aku menunggu di depan satu meja penuh makanan yang sudah dingin hingga fajar. Keesokan harinya, justru kulihat dia yang seharusnya sedang menghadiri jamuan, muncul di berita utama sambil menggandeng cinta lamanya, Isabella. Aku pun membalik meja, membakar ruang kerjanya, dan dengan mata memerah menghancurkan pesta penyambutan Isabella. "Kembali. Jangan temui dia." "Kalau nggak, kita cerai." Namun dia bahkan tidak bereaksi sedikit pun. Sampai Isabella begitu ketakutan sehingga pergelangan kakinya terkilir. Untuk pertama kalinya, kekhawatiran muncul di mata Ivan, dan dia memarahiku, "Sudah cukup belum kamu membuat keributan?" Aku tertegun lama, lalu akhirnya melemparkan selembar perjanjian cerai ke wajahnya. "Kita cerai." Ivan menandatangani dengan asal-asalan, lalu membungkuk memijat pergelangan kaki Isabella. Aku berbalik dan pergi. Ada yang menebak, apakah kali ini aku benar-benar serius. Ivan mencibir dingin. "Bagus kalau benar pergi. Tujuh tahun pakai cara yang sama, dia nggak bosan, aku pun sudah muak." Angin dingin menerpa dada, aku menggenggam erat tiket pesawat. Sesuai keinginannya ... kali ini aku benar-benar melepaskannya.
1.5K viewsCompletedAdded to Library 54 Times as contoh plot
Read
+Library
Aku dan "Sahabatku"

Aku dan "Sahabatku"

Setelah sahabatku, Melinda Bosna, membuktikan bahwa pacarku yang ke-20 adalah seorang bajingan, aku akhirnya setuju untuk dijodohkan dan akhirnya menikah dengan seorang anak orang kaya, Aldi Noran. Kemudian saat menghadiri pesta seorang teman, Melinda memberikan kue yang sudah setengah dia makan ke depan Aldi sambil berkata, "Kak Aldi, kue ini terlalu manis buatku. Kakak bisa membantuku memakannya?" Setelah kuhentikan, alih-alih merasa salah, Melinda justru berkata dengan santai, "Kenapa kamu ribut-ribut begini? Aku cuma lagi mengetes sifat suamimu!" "Kita 'kan sudah bersahabat selama belasan tahun! Kamu nggak mungkin berpikir aku naksir suamimu, 'kan?" Aku yang dulu pasti percaya. Sayangnya, aku ini terlahir kembali. Aku balas mengambil kue di atas meja dan menempelkannya ke wajahnya. "Memangnya kamu siapa, hah? Sampai-sampai kamu berhak menguji sifat orang lain!" "Kamu itu cuma putri sopirku! Ngapain juga kamu sok jadi sosialita!" "Aku tahu kamu bukan cuma tertarik pada suamiku, tapi kamu juga sudah mencari cara untuk tidur dengannya!"
8.2K viewsCompletedAdded to Library 255 Times as contoh plot
Read
+Library
Dia Kehilangan Segalanya

Dia Kehilangan Segalanya

Sahabat masa kecil pacarku hamil di luar nikah. Demi menjaga reputasinya, Timo memutuskan untuk menikahinya. Dengan tak percaya, aku bertanya bagaimana dengan aku dan anak kami padanya. Timo menjawab dengan ekspresi tenang, “Selina berbeda denganmu, hanya aku satu-satunya keluarganya. Dia nggak akan sanggup menanggung gosipan hamil di luar nikah!” Timo lupa, aku juga tidak punya siapa-siapa selain dia. Kemudian, saat semua orang mengejekku mengandung anak haram yang tidak jelas siapa ayahnya, Timo hanya berdiri di samping sahabat kecilnya dan menatapku dengan tatapan dingin. Barulah saat itu aku sadar, ternyata cinta memang ada tingkatannya. Akhirnya, aku menggugurkan bayi yang sebenarnya bukan anak haram itu, demi merelakan pacarku untuk setia pada sahabat kecilnya.
31.4K viewsCompletedAdded to Library 753 Times as contoh plot
Read
+Library
Akulah Perancang Pernikahan Suamiku

Akulah Perancang Pernikahan Suamiku

Sebagai perencana pernikahan, aku sendiri yang merancang pernikahan suamiku dan selingkuhannya. Bersama Julian selama lima tahun: tiga tahun pandemi, dua tahun menikah dan punya anak. Pernikahan yang kuimpikan, di mulutnya selalu saja menjadi "lain kali". Sampai suatu hari, aku menerima proyek pernikahan baru. Pemberi tugasnya seorang gadis muda dengan alis dan mata yang melengkung indah, senyumnya merekah. "Ini lokasi yang khusus dipilih pacarku, katanya pernikahan harus diadakan di sini." Aku menerima berkas itu, pandanganku tertahan pada nama lokasinya: sebuah gereja di Negara Faricia yang sudah berkali-kali kusebut pada suamiku, tempat impianku. Aku baru saja hendak tersenyum sambil mengagumi, ternyata ada orang di dunia ini yang seleranya begitu sejalan denganku. Detik berikutnya, nama mempelai pria masuk ke pandanganku. Julian. Ujung jariku terhenti tanpa suara di atas lembaran kertas. Gadis di seberang masih tenggelam dalam kebahagiaan, lalu menambahkan dengan lembut, "Katanya, meski kami baru bersama dua bulan, dia ingin memberiku pernikahan terbaik." Aku melengkungkan bibir, menatap wajah yang selama lima tahun ini bersamaku dari pagi hingga malam. Setelah menunggu bertahun-tahun, akhirnya tiba juga hari di mana aku merancang pernikahannya. Sayangnya ... pengantinnya bukan aku.
2.5K viewsCompletedAdded to Library 56 Times as contoh plot
Read
+Library
PREV
1
...
454647484950
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status