Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hijrah yang Tak Kau Hargai

Hijrah yang Tak Kau Hargai

"Ya." Kemudian aku masuk ke dalam kamar. Saat di kamar, entah mengapa aku mau menangis. Bukan karena soal perkara makan. Aku juga malu jika ribut soal makanan. Jadi seperti anak kecil. Namun yang membuatku sedih, perlakuan mereka. Sangat berbeda sekali. Kucoba tepiskan rasa sedih ini. Kuseka air mataku yang mengalir. Dalam benakku, bodoh sekali jika menangis. Hanya perkara makanan, aku tak boleh begini. Aku harus kuat menghadapi keadaan disini.
101.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 37 Beses bilang crying in my room
Read
+Library
Membalas Hinaan Mantan Suami

Membalas Hinaan Mantan Suami

Aku memilih masuk ke kamar dan menumpahkan rasa sedihku sepuasnya. Aku terisak di dalam kamarku yang aku anggap paling nyaman. Namun semua rasa nyaman ini berubah menjadi duka ketika Ibuku berubah mendiamkan aku. Ketika dalam kondisi seperti ini, aku ingin pergi saja dari rumah ini. Tapi jika aku pergi, siapa pula yang akan menemani Ibu? Ponselku kembali berdering, panggilan dari Aldo. Kuusap kasar air mataku supaya tidak terdengar sedih ketika bicara dengannya. Aku akan malu jika kepergok sedang menangis.
8.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 255 Beses bilang crying in my room
Read
+Library
PERFAKE HUSBAND

PERFAKE HUSBAND

Ia mundur, “Ra?” Aku memiliki kesempatan untuk kabur darinya. Ku tarik infusanku dan masuk ke dalam kamar mandi dan menguncinya dari dalam. Aku menangis sejadi-jadinya karena takut. Tok-Tok-Tok “Ra? Ra? Lo gak papa ‘kan? Gue minta maaf, Ra?” “Lo tuh kenapa sih? Lo semakin menjadi-jadi. Gue bisa gila kalo lo terus begini.”
102.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 73 Beses bilang crying in my room
Read
+Library
Jadi Pelayan saat Tinggal Bersama Ipar

Jadi Pelayan saat Tinggal Bersama Ipar

“Aku cuma minta Abang keluar kamar sebentar, bukan ngusir dari rumah. Aku sadar diri kok, rumah ini punya kamu, kalaupun ada orang yang harus pergi maka aku orangnya.” “Maaf,” ucapku pelan, sembari berusaha menutup pintu kamar. Rasanya aku sudah tak sanggup untuk menahan air mata agar tidak membasahi wajah. Apa lagi ketika melihat Rehan yang menangis sambil memeluk bantal guling.
19.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 445 Beses bilang crying in my room
Read
+Library
Aku Dan Tuan Duke

Aku Dan Tuan Duke

Seperti ada sebuah perasaan sedih yang aneh dan tak bisa kujelaskan. Setibanya kami di kamar, Alexey menutup pintunya rapat-rapat. Bibirku kelu. Dadaku sakit. Perasaanku campur aduk dan semuanya buruk. Aku merasa buruk. Tubuhku terasa lemas hingga aku buru-buru duduk di bibir kasur. Kututupi wajahku dengan kedua tangan. Aku mulai menangis. Terisak hebat sampai megap-megap dan mengerang. Ini memalukan. Aku melakukannya di depan Alexey. Namun aku sudah tidak bisa menguasai emosiku lagi.
1048.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.7K Beses bilang crying in my room
Ipakita ang mga Review (25)
Read
+Library
cyllachan
Terimakasih teruntuk pembacaku yang setia dan baik hati. Terimakasih banyak telah mengikuti buku ini hingga usai TwT. Aku terharu banget hiks. Komentar-komentar kalian selalu aku baca. Itulah yang bikin aku selalu semangat menulis. Kalian para pembaca setialah yang bikin aku semangat. ^w^
Yani Suryani
apakah Alexey akan diam saja atau dia akan berontak demi keadilan yg tak pernah dia dapat, bukan untuk menggulingkan kaisar tapi keadilan yg sesungguhnya Dia si iblis itu juga telah menganiaya janda dari orang yg berjasa buat kekaisaran ibu Alexey Medan perang, penasaran kak
Basahin ang Lahat ng Review
Bukan Istri Bayaran

Bukan Istri Bayaran

Aku berjalan cepat meninggalkan mereka berdua. Sungguh aku tak kuasa menahan air mataku, dan aku memilih masuk ke kamar mandi. Mengurung diriku, kalau saja aku cukup berani untuk menenggelamkan diriku ke dalam air dan tidak tidak usah bangkit lagi. Aku Memukul dadaku yang sangat sakit. Entah mengapa rasanya benar-benar sakit. "Millaaaa!!" "Milaaa." Aku tersentak, astaga aku ketiduran. Entah sudah berapa lama aku tertidur di sini, dan suara dari luar itu adalah--
1061.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.1K Beses bilang crying in my room
Read
+Library
Tears

Tears

"I love you Daddy... You are my hero.... I love you Daddy oh Daddy... You are my superstar Daddy, you know how much I love you I want you to help me Please show me the way Daddy oh Daddy Sometimes I might do wrong But I never stop trying To be your number one... Raven Artharwa Al Rasyid menangis tanpa suara, saat memandangi video pada saat ulang tahun putrinya yang kedelapan. Saat itu Ibell menyanyikan lagu I LOVE YOU, DADDY untuknya. Itu adalah ulang tahun terakhir putri kesayangannya itu saat ia masih berada dalam dekapannya. Raven terus mengulang-ulang video itu dengan dada yang begitu sesak oleh kerinduan yang seakan-akan ingin meledakkan dadanya. Apalagi saat melihat senyum manis dengan
1078.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.7K Beses bilang crying in my room
Read
+Library
PELAYAN TUAN ARTHUR

PELAYAN TUAN ARTHUR

Bagiku, aku tidak butuh selembar foto pun untuk mengingatkanku betapa malangnya hidupku. Dan di sinilah aku sekarang. Di kamar ibuku yang sudah terbujur kaku. Karena syok, gelas di tanganku jatuh dan hancur berkeping-keping di lantai. Pitter sedang pergi bekerja, jadi aku tidak bisa meneleponnya untuk minta bantuan—lagipula, aku tidak sudi melakukannya.
10143 viewsOngoingIdinagdag sa Library 3 Beses bilang crying in my room
Read
+Library
Ibuku Menikahi Suamiku

Ibuku Menikahi Suamiku

Meninggalkan jejak untuk meruntuhkan duniaku sedikit demi sedikit. Aku buang tisu itu, cuci bak cuci tangan, dan kembali ke kamar. Lalu duduk dan Diam. Dan untuk pertama kalinya dalam seminggu, aku menangis sampai tubuhku kejang. Bukan karena kehilangan. Tapi karena sadar aku benar-benar sendirian.
2.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 57 Beses bilang crying in my room
Read
+Library
I Love You. And You?

I Love You. And You?

Kuanati penampilanku. Kacau. Tidak karu-karuan. Mataku memanas. Pandanganku kabur oleh genangan air mata. Aku menggigit bibir bawah untuk meredakan isakan. Tapi tidak bisa. Air mata itu lolos dari bendungannya dan aku terisak. Aku mengusap bekas tamparan Nike di pipi kananku. Lalu beralih mengusap air mata yang masih mengalir. Aku menangis lirih di pojokan kamar mandi. Mungkin jika ada yang ingin masuk ke kamar mandi saat itu, mereka akan ketakutan. Aku masuk ke dalam salah satu bilik kamar mandi.
105.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 189 Beses bilang crying in my room
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status