Terjebak Utang Rentenir
“Ya ampun, Ra, Ra, kok, kamu gak nyadar sih dengan pesona sendiri. Casing lo aja yang buluk, tapi body lo oke punya. Wajah lo itu polos-polos ngegemisin tau gak?”
“Apaan?” Aku melotot tajam.
“Di balik seragam lo yang kedodoran, gue tau ada tubuh yang—” Sarah mengerakkan kedua tangannya membentuk body.
“Sialan, lo!” Aku memukul lengan Sarah dengan keras.
“Astaga! Jangan-jangan ini karena—” Sarah melotot tajam sambil menutup mulutnya yang terbuka lebar.